Time Capsule
Lakon Dukun calak ini diproduksi Nirwana Records bekerja sama dengan Depot Seni Kirun (DSK) pada tahun 1990an.
Dagelan yang pada jamannya menjadi primadona masyarakat Jawa Tengah dan jawa timur ini memperkenalkan
H. Muhammad Syakirun alias Cak Kirun
Cak Bagio beliau telah meninggal dunia pada tahun 2011
Kolik/Kholik Tidak lama meninggal setelah Cak bagio meninggal.
Kirun CS dikenal luas karena penampilan mereka menggunakan humor Jawa Timur dengan ciri khas dialek kulonan, serta memadukan lawakan dengan struktur pertunjukan ludruk dan ketoprak. Mereka bermain melalui karakter, dialog, improvisasi, gerak tubuh, salah paham, dan situasi panggung.
Sebelum menjadi terkenal di televisi, Kirun CS sudah membangun basis penonton melalui RRI Madiun.
Pada 1985 mereka terlibat dalam acara Pangkur Jenggleng, yang kemudian menjadi acara rutin dan populer. Pada 1989, mereka juga mengisi acara ketoprak di RRI Madiun.
Pada 1989, Kirun terlibat dalam program TVRI Surabaya Kembang Suruh dan Sketsa, bersama nama-nama besar lawak Jawa Timur seperti Cak Kartolo, Pete, dan Cak Blonthang.
Puncaknya pada 1 Mei 1993 Kirun, Bagio, dan Kholik dipercaya mengisi program lawak Depot Jamu Kirun di TVRI Surabaya. Program ini ditayangkan pada Sabtu malam dan menjadi tontonan populer masyarakat Jawa Timur.
Jadi inget beberapa waktu lalu juga ada berita dari India tentang gunting bedah yang tertinggal di dalam perut seorang ibu yang baru saja melakukan operasi caesar.
Parahnya, ketahuannya baru 17 tahun kemudian 😓
Banyak dokter yang memang jadwalnya padat sekali, sampai hanya tidur satu dua jam sehari. Tapi ya mesti tolong lebih hati-hati lagi, untuk meminimalkan risiko terjadinya "barang-barang tertinggal" seperti ini.
Betah isin dan berbahaya !!
Tidak semua pertunjukan Bantengan modern harus menampilkan bagian trance, karena bentuk pertunjukannya telah berkembang dan mengalami berbagai inovasi.
Bantengan adalah salah satu seni pertunjukan rakyat khas Jawa Timur, terutama berkembang kuat di kawasan Malang Raya, Kota Batu, dan Mojokerto. Menariknya, Bantengan bukan sekadar tari memakai topeng banteng. Ia merupakan perpaduan tari, pencak silat, musik, drama, ritual, dan dalam sebagian tradisi unsur trance/kesurupan.
Menurut sejarah, tidak ada asal-usul yang pasti terkait Bantengan ini, tapi ada tradisi lisan yang menghubungkannya dengan masa Singhasari, terutama melalui hubungan dengan pencak silat dan tradisi masyarakat pegunungan. Tetapi klaim bahwa bentuk Bantengan modern sudah persis sama sejak abad ke-13 tidak bisa dianggap sebagai fakta sejarah yang sudah terbukti.
Bantengan modern sudah banyak mengalami perubahan. Penelitian terbaru mengenai Bantengan di Kabupaten Malang mencatat adanya transformasi musik, termasuk penggunaan musik elektronik.
Jadi jangan heran kalau Bantengan yang sekarang terdengar jauh lebih keras dan modern dibanding gambaran kesenian tradisional Jawa pada umumnya.
Bagaimana AI merubah kehidupan orang.
X sebagai platform dengan klaim 557 juta pengguna di seluruh dunia pada tahun 2023 melakukan pengurangan sebesar 80% jumlah pegawainya. Dari yang awalnya 7500an pegawai di pangkas hanya menjadi 1.600 orang.
Yang unik dari X ini, mereka tidak punya struktur klasik seperti perusahan-perusahan lainnya. Hanya ada
-Chairman & CTO (mengawasi Product & Engineering secara langsung).
-CEO Mengawasi divisi non-teknis (Sales, Marketing, Legal, Finance, HR, Operations, dll.).
-Tim Trust & Safety (moderasi konten)
Peran AI sendiri dalam X ternyata cukup dominan. Yang kami lihat, Postingan yang disebarkan bahkan postingan yang dibatasi pun semuanya peran dari Ai itu sendiri.
Jangan lupakan Phoenix, dia adalah mesin AI yang memutuskan “apa yang layak kamu lihat” di For You. Ia menggantikan sistem ranking lama yang lebih rule-based menjadi sistem prediksi berbasis neural network yang jauh lebih cerdas.
AI (terutama Grok dari xAI) sudah bukan sekadar fitur tambahan di X, melainkan mesin utama yang menggerakkan rekomendasi konten, pengalaman pengguna, dan bahkan pembuatan konten. X sedang berubah menjadi platform yang sangat AI centric, selaras dengan visi @elonmusk menjadikan X sebagai “everything app” yang didukung kecerdasan buatan.
Stop cuma nulis “perempuan berjalan di pasar malam” saat bikin prompt video AI.
Coba tulis seperti kita sedang mengarahkan aktor dia mulai berjalan pelan, matanya melihat jajanan di kiri, lalu berpindah ke stall sebelah kanan.
Saat ada makanan yang menarik perhatian, langkahnya sedikit melambat, setelah itu dia menoleh ke kamera, tersenyum kecil, lalu bereaksi.
Semakin jelas urutan gerakan, arah pandangan, pemicu reaksi, dan respons karakter, semakin mudah model menghasilkan aksi yang terasa natural.
Jangan lupa lingkungan juga ikut diarahkan: orang lewat, penjual melayani pembeli, lampu menyala, dan aktivitas kecil di background.
Jadi daripada cuma mendeskripsikan apa yang terjadi, coba tulis prompt seperti script pergerakan sebuah scene.
Eksperimen ini dibuat menggunakan @Flovaai dengan Skill Scripted Short Film with Voice Reference.
Kamu bisa cobain Flova: https://t.co/t5xVDqypw1
Prompt detail aku bagikan dibawah👇
Stop cuma nulis “perempuan berjalan di pasar malam” saat bikin prompt video AI.
Coba tulis seperti kita sedang mengarahkan aktor dia mulai berjalan pelan, matanya melihat jajanan di kiri, lalu berpindah ke stall sebelah kanan.
Saat ada makanan yang menarik perhatian, langkahnya sedikit melambat, setelah itu dia menoleh ke kamera, tersenyum kecil, lalu bereaksi.
Semakin jelas urutan gerakan, arah pandangan, pemicu reaksi, dan respons karakter, semakin mudah model menghasilkan aksi yang terasa natural.
Jangan lupa lingkungan juga ikut diarahkan: orang lewat, penjual melayani pembeli, lampu menyala, dan aktivitas kecil di background.
Jadi daripada cuma mendeskripsikan apa yang terjadi, coba tulis prompt seperti script pergerakan sebuah scene.
Eksperimen ini dibuat menggunakan @Flovaai dengan Skill Scripted Short Film with Voice Reference.
Kamu bisa cobain Flova: https://t.co/t5xVDqypw1
Prompt detail aku bagikan dibawah👇
Time Capsule
Lakon Dukun calak ini diproduksi Nirwana Records bekerja sama dengan Depot Seni Kirun (DSK) pada tahun 1990an.
Dagelan yang pada jamannya menjadi primadona masyarakat Jawa Tengah dan jawa timur ini memperkenalkan
H. Muhammad Syakirun alias Cak Kirun
Cak Bagio beliau telah meninggal dunia pada tahun 2011
Kolik/Kholik Tidak lama meninggal setelah Cak bagio meninggal.
Kirun CS dikenal luas karena penampilan mereka menggunakan humor Jawa Timur dengan ciri khas dialek kulonan, serta memadukan lawakan dengan struktur pertunjukan ludruk dan ketoprak. Mereka bermain melalui karakter, dialog, improvisasi, gerak tubuh, salah paham, dan situasi panggung.
Sebelum menjadi terkenal di televisi, Kirun CS sudah membangun basis penonton melalui RRI Madiun.
Pada 1985 mereka terlibat dalam acara Pangkur Jenggleng, yang kemudian menjadi acara rutin dan populer. Pada 1989, mereka juga mengisi acara ketoprak di RRI Madiun.
Pada 1989, Kirun terlibat dalam program TVRI Surabaya Kembang Suruh dan Sketsa, bersama nama-nama besar lawak Jawa Timur seperti Cak Kartolo, Pete, dan Cak Blonthang.
Puncaknya pada 1 Mei 1993 Kirun, Bagio, dan Kholik dipercaya mengisi program lawak Depot Jamu Kirun di TVRI Surabaya. Program ini ditayangkan pada Sabtu malam dan menjadi tontonan populer masyarakat Jawa Timur.
Pentingnya menjaga keselamatan saat menaiki wahana di Pasar Malam.
Jangan melakukan hal-hal yang tidak perlu seperti orang ini.
Kora-kora masih naik turun malah atraksi.