{ 🦢 } By this announcement, I’m switching this account to NSFW mode—whether it’s writing, retweeting, or thirst traps. It might contain a lot of local dirty talk, active sharing of fantasy content, and smut reading.
Gamerleb 🔞🪦🕊️
Bayangin Caleb sebagai gamer dan dari dulu kamu pengen banget bisa main game bareng dia. Akhirnya suatu malam kamu masuk ke kamarnya dan nanya,
“Mas, ajarin aku main PS boleh, nggak?”
⚠️ bahasa Indo, very bad writing, inconsistent style, “Mas Caleb”, Caleb C-nya cabul, kinda mean Caleb, age gap (adek baru aja puber, Caleb kuliah), inappropriate use of controller, pilih sendiri mau fake bone atau true bone, bacanya jangan pakai otak, it only stays in FICTION I DON’T condone this act IRL.
🔞 Abang pulang kerja ga bilang-bilang Adek. Rencananya pengen kasih surprise aja. Kebetulan Adek lagi libur sekolah, jadi Abang pengen ngajak jalan-jalan selagi pulang.
Nyampe rumah hampir tengah malem, Abang pengen cek Adek udah tidur belum. Ga taunya pas masuk, dia lihat—
Badan adek yang lebih kecil ini bikin Mas makin gampang buat ngentotin memek adek pake gaya apapun kayak sekarang. Adek diangkat, dikontolin dari bawah, memek adek makin becek soalnya kalo udah gini kontol Mas bisa mentok banget.
I love soft dominance in public. Them looming over you to let you know they're just an inch away. Hands on your shoulders or back to guide you or to remind you of their presence. Soft whispers of praise and promises against your ear.
please ipasok mo na yang daliri mo habang nilalaplap mo puke ko promise i'll be a good girl na wag mo na akong asarin nang ganyan baby please sabik na sabik na akong maramdaman pati titi mong naninigas sa sobrang gigil hindi ko na kaya uhaw na uhaw na ako sa kantot mo baby
"You can cum inside me" I appreciate the permission, but respectfully I have you tied up and my full body weight holding you down. I can cum wherever I want and there isn't a thing you can do to stop it
Ushijima Wakatoshi single dad 🔞
Sudah tiga menit deh kayaknya Toshi ngulenin pantat kamu, udah bukan mijet lagi ini mah, apalagi kedua ibu jarinya semakin dekat ke selangkangan kamu.
“Masss ih,” pekikmu, membalikan badan dan menepis tangan Toshi.
Mukanya Toshi masih flat seperti biasa tapi ada sesuatu yang tidak flat di balik celana pendeknya. Ternyata ada yang diam-diam terangsang.
Coba tebak sekarang Toshi ngeliatin apa? Bukan muka kamu pastinya tapi menatap kedua payudara kamu yang tertutup tank top, putingmu tegang karena dipijit pinggirnya.
Mungkin memang kamu yang gak sabaran atau sudah kepalangan sange jadi kamu tarik aja jemarinya yang besar itu ke payudara kamu. Berhasil membuat mukanya yang flat itu jadi tersenyum.
Tidak buang2 waktu, jemarinya itu langsung meremas payudaramu. Mukanya Toshi happy banget, kayaknya Toshi sesenang ini kalau lagi mau tanding dan megang bola voli.
“Sini dulu sebentar.” Dengan gampangnya, Toshi ngangkat kamu buat tiduran di pahanya. Enteng banget ya kayaknya dia bisa ngangkat2 kamu seenaknya.
“Kamu mau langsung mau ke intinya? Gak mau dari awal dulu?”
“Kan Mas yang remes-remes duluan, mana ada mijit kayak gitu ya.”
Kayaknya ini pertama kalinya kalian duduk sedekat ini, kamu tinggal nyosor aja itu bisa nyium Toshi.
“Yaudah dari pegangan tangan dulu kalau gitu.” Toshi ngangkat tangan kamu trus nyelipin jarinya di sela-sela jari kamu.
“Abis pegangan tangan apa Mas?”
“Pelukan sih tapi gak usah kamu udah di paha saya, langsung cium aja.”
Toshi nyium kedua pipi kamu. Kayaknya dia baru aja nyukur kumisnya karena ada wangi mint di pipinya.
“Kamu lucu banget sih Mas.” Kamu langsung aja nyosor nyium bibirnya. Tiba-tiba kalian udah saling hisap dan saling lumat aja, tangannya Toshi juga balik buat remes-remes gundukan yang ada di dada kamu.
“Mami papi lagi ngapain?”
Saking asiknya beradu lidah sampai kalian gak sadar loh kalau pintu kamar dibuka dan sora masuk ke kamar
Refleks kamu ngejauh tapi ditahan sama Toshi, “papi lagi nyiumin mami, mami did a great job today kan ya? Makanannya enak kan ya? Sora juga happy kan hari ini?”
“Bangeet, castlenya teruu banget”
“Kiss maminya kalau sora seneng hari ini.” Anaknya Toshi lari dan langsung naik ke atas kasur, nyium pipi kamu.
“Sora mau mami temenin tidur?”
“Nda, cuman mau ambil bunny”
anaknya Toshi persis Toshi, dari kecil aja udah displin tidur sendiri.
“Where were we? Masih mau lanjut?” Tanya Toshi pas anaknya keluar kamar. Tangannya sih dari tadi gak ngelepasin payudara kamu ya cuman berhenti remes aja pas anaknya masuk.
Ushijima Wakatoshi single dad prompt
Apakah Toshi berhasil claim rewardnya? Tentu tidak. Toshi merasa hubungan kalian masih terlalu asing untuk melakukan itu. Hal kecil kayak pegangan tangan atau pelukan aja gak pernah. Pernah sih pas acara pernikahan kalian aja.
Walaupun dia sebenarnya sangat terbayang2 kamu yang nyamperin dia pakai lingerie tetap aja dia belum mau. Berakhir dengan Toshi yang jerk off di shower dan langsung tidur. Padahal kamu udah sengaja begadang nungguin Toshi tapi ternyata dia sudah tidur. Kecewa.
Toshi tuh gak pernah ke kamar kamu, jadi pas kemarin masuk ke kamar, dia sedikit kaget karena kamar kamu kayak kamar tamu. Gak ada isinya.
Padahal kan kamu nikahin Toshi untuk uang, jadi di bayangan dia kamar kamu akan penuh dengan barang2 yang kamu beli dari uang yang dia kasih.
Toshi ngasih kamu kartu ATM dan setiap bulan dia akan kirim uang ke situ. Toshi gak pernah tanya dan gak pernah cek juga sisa duitnya berapa karena selama kamu jadi istrinya rumah selalu rapi. Snack favorite anaknya gak pernah habis, makanan dan buah di kulkas selalu penuh, sabun dan sampo Toshi yang mahal itu selalu ada restocknya, celana dalam dan kaos Toshi yang udah melar tiba2 hilang dan diganti yang baru. Makanya dia shock melihat kamar kamu yang kosong.
Pas Toshi cek mutasi rekeningnya ternyata memang masih banyak banget uangnya. Cuman ada transferan ke orang tua kamu dan memang kesepakatannya adalah Toshi bantu biayain orang tua kamu.
“Saya abis ngecek rekening bulanan.” Kamu udah ovt aja, tumbenan banget toshi cek rekening bulanan, apa kamu terlalu boros?
“Kamu gak pernah pakai uang saya ya?”
“Pakai kok Mas”
“Buat beli apa?”
“Ini kebutuhan rumah kan pakai uang Mas”
“Bukan, kebutuhan kamu.” Mukanya udah mulai galak, kebiasaan Toshi kalau ngomong sama orang lemot langsung gitu deh.
“Pake kok Mas, aku beli skincare, kebutuhan aku semua pakai uang Mas.”
“Mana liat” Pas Toshi masuk kamar ada sih bener skincare tapi basic banget, padahal dulu skincare matannya bisa satu rak sendiri. Pas Toshi masuk kamar mandi kamu juga sabunnya, sabun super market yang murah. Beda banget sama punya Toshi.
“Bukannya kamu nikahin saya karena uang ya? Kenapa uang saya gak dipakai?”
“Aku nikahin Mas bukan karena uang kali Mas tapi karena butuh rasa kestabilan. Aku jadi gak perlu mikirin gimana bayar listrik rumah mama papa, gak perlu khawatir mama papa gak makan. Pokoknya aku terimakasih banget sama Mas, aku udah gak pernah khawatir lagi.”
Disini Toshi baru ngerasa kalau dia punya istri.
Istri yang sangat menghargai apa yang Toshi kasih.
Besoknya sepulang dari latihan, tiba-tiba Toshi bawa tentengan, isinya skincare, parfum, sabun mahal-mahal semua. “Saya dapet dari sponsor buat kamu aja.” Padahal di dalemnya ada struk belanja dia lupa buang.
Di pertandingan selanjutnya, goshiki lagi-lagi tanya ke Toshi. “bang, kok gue ngechat baby sitter lo gak dibales ya, coba tanyain dong bang bisa gak dia ngedate sama gue?”
“Dia gak bisa kencan sama kamu Goshiki, dia istri saya.” Satu tim langsung speechless. toshinya non chalant aja seperti biasa.
Setelahnya kamu menemukan Toshi yang lagi-lagi masuk dengan seenaknya ke kamar kamu, dia bawa metaran.
“Ngapain Mas?”
“Kayaknya ini kamar mau saya jadiin home gym.”
“Oh? Boleh Mas, tapi aku boleh izin pasang ac di kamar pembantu gak ya Mas? Aku suka kepanasan”
“Ngapain kamu di kamar pembantu?”
“Aku tidur disitu kan?”
“Kamu tidur sama sayalah, kenapa jadi di kamar pembantu? Malam ini mulai tidur di kamar saya.”
Satu hal yang kamu tahu dari suamimu adalah dia tidur gak pakai baju. Cuman pakai celana pendek. Otot on full display. Bisa tuh kamu tidur kalau di sampingnya kayak gitu?
Ushijima Wakatoshi Single Dad 🔞 pt.3
Mantannya Toshi (ibu dari anaknya) itu model terkenal, cantik, tinggi, kurus, pokoknya it girl parah. Toshi naksir mantannya bukan karena perawakannya sih tapi karena Toshi melihat dirinya di mantannya, sama2 passionate sama kerjaannya.
Makanya Toshi gak marah pas mantannya lebih memilih karir dari pada jadi ibu. Sakit hati pasti tapi gak marah.
Sebelum kenal Toshi, kamu lumayan ngikutin skandal mereka. Tapi yang bikin kamu salut sama Toshi itu karena dia sampai bikin press conference untuk menyatakan kalau keputusan punya anak dan hak asuh yang jatuh ke Toshi itu memang keputusan bersama secara baik-baik, bahkan Toshi minta fansnya untuk tidak menghujat mantannya.
Rezeki anak memang benar adanya, karena setelah itu Toshi banyak dapet tawaran endorse brand sementara mantannya itu sepi job.
Kamu gak pernah tanya2 ke Toshi soal perasaannya karena kamu lumayan insecure. Kamu gak takut Toshi akan berbuat macem2 pas kalian tidur bareng, justru kamu lebih takut sama diri kamu sendiri. Terbukti dengan kamu yang bangun2 selalu melukin Toshi.
Badan Toshi hangat, kamar kalian dingin, emang refleks aja sih mendekat dan meluk. Biasanya kamu terbangun karena pelukan kamu dilepas Toshi yang mau lari pagi.
Gak didorong sama Toshi aja kamu udah syukur. Intinya kamu cukup tahu diri.
Setiap akhir season, selalu ada acara gathering yang dibuat sama kapten. Karena Toshi sekarang kaptennya, gatheringnya diadain di rumah kalian.
Toshi shock karena rumahnya berubah total untuk acara gathering, tiba-tiba ada fresh flower di tengah meja, meja dipinggirin biar lebih luas dan bisa duduk di karpet, ada catering bbq karena cowo2 itu butuh protein, ada bouncy castle unuk anak2 main.
Toshi juga banyak dapet pujian dari teman2nya “toshi thank you ya udah nyediain dessert tanpa kacang, anak gue jadi bisa makan, sedih banget kalau ngeliat anak gue satu2nya yang gak bisa makan dessert” ucap bang toshiro.
“Thanks udah nyediain air botolan,” ucap sakusa yang gak bisa minum air galon dari rumah orang lain.
Faktanya Toshi gak tau itu semua dan baru dikasih tahu sama Bokuto kalau kamu nanyain satu persatu2 member Timnas ada alergi dan request atau enggak.
Toshi juga baru tahu kalau kamu dekat semua anak timnas, bahkan kamu bisa ngajak ngobrol Tobio yang sama kakunya kayak Toshi. Kamu bisa asik gosip sama pasangan member timnas yang lain ketika dulu mantannya Toshi bahkan gak mau kenalan sama yang lain karena merasa gak level.
Toshi baru sadar kalau kamu ternyata passionate juga, passionate jadi istri dari Toshi.
Setelah acara selesai kamu lagi duduk di kasur dan mijetin pinggul kamu sendiri, pegel karena seharian mondar-mandir.
“Mau saya pijitin?” Toshi baru aja keluar dari kamar mandi dan sudah bertelanjang dada.
“Enggak usah Mas, aku gak bisa dipijit juga”
“Coba aja dulu, saya jago mijit loh diajarin iwa”
Akhirnya kamu iyakan, lebih ke ingin merasakan tangannya yang besar itu nyentuh punggungmu.
Dan terbukti enak, tangannya Toshi hangat dan besar. Sesekali kamu ngeluarin desahan saking enaknya.
Ini pertama kalinya juga untuk Toshi nyentuh badan kamu dan Toshi baru sadar kalau badan kamu sekel dan lembut. Satu hal yang kamu sadari adalah tangannya lebih lama mijitin pinggir payudara kamu, bikin puting kamu tegang aja.
Lama-lama tangannya turun ke bawah dan mijitin pantat kamu.. eh tunggu tunggu ini bukan mijitin tapi ngeremes.
Kamu diemin atau kamu confront ya enaknya?