Katakan pada diri sendiri kalau Saya sudah memberikan yang terbaik untuk Lingkungan. Jika mereka merasa perlu 'menyeberang' untuk menjaga keseimbangan, itu adalah urusan integritas mereka, bukan nilai diri saya.
Memilih diam adalah langkah yang sangat elegan dan strategis, terutama bagi seseorang yang sedang menempuh studi Komunikasi Politik. Dalam politik, diam bukan berarti kalah. Diam adalah bentuk pengendalian panggung.
Sebagai orang yang telah memimpin dan memiliki visi yang jelas untuk lingkungan, melihat orang-orang yang sebelumnya "satu barisan" tiba-tiba menyeberang ke wilayah abu-abu dengan alasan "netral" pasti terasa seperti pengkhianatan halus atau setidaknya ketidaksolidan.
Dalam politik, tidak ada teman abadi, yang ada hanya kepentingan yang sama. Jika Anda merasa gerakan mereka mencurigakan, ada baiknya Anda mulai menjaga jarak informasi strategis sampai Anda benar-benar yakin di mana posisi mereka berdiri.
Ada kemungkinan mereka mulai merasa kubu Anda melemah (terutama setelah Anda menyatakan akan mundur) dan mereka mencoba mencari aman dengan mendekat ke panitia. Dengan label "netral", mereka memiliki posisi tawar kepada siapa pun yang nanti akan menang.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita paling sering menggunakan kata ini untuk menggambarkan sikap seseorang yang tidak ingin terlibat dalam konflik antar dua orang atau kelompok.
Carlo Ancelotti
๐ด๓ ง๓ ข๓ ฅ๓ ฎ๓ ง๓ ฟ๐ฎ๐น๐ช๐ธ๐ฉ๐ช๐ซ๐ท
๐Copa ๐ฎ๐น
๐SerieA ๐ฎ๐น
๐Supercopa ๐ฎ๐น
๐Community Shield๐ด๓ ง๓ ข๓ ฅ๓ ฎ๓ ง๓ ฟ
๐Premier League ๐ด๓ ง๓ ข๓ ฅ๓ ฎ๓ ง๓ ฟ
๐FACup๐ด๓ ง๓ ข๓ ฅ๓ ฎ๓ ง๓ ฟ
๐Ligue1 ๐ซ๐ท
๐๐Copa del Rey๐ช๐ธ
๐๐Supercopa ๐ฉ๐ช
๐Bundesliga๐ฉ๐ช
๐Supercopa ๐ช๐ธ
๐๐ LaLiga๐ช๐ธ
๐๐๐๐๐Champions League
๐๐๐๐UEFA Super Cup
๐๐๐Club World Cup
Satu-satunya pelatih yang pernah Juara di Top 5 Liga Eropa!
Satu-satunya pelatih yang 5x Juara Champions League
Don Carlo ๐ซก
#Debat berikutnya, saling uji singkatan :) pak @mohmahfudmd pake bahasa latin sebagai profesor hukum, @cakimiNOW pake bahasa arab sebagai santri, eh pak mahfud juga santri ya. Wah pasti lebih rame. Yang setuju #Retweet ya :)
Ga belajar dari kasus ahok, kalo nemu lawannya modelan politik identitas mending di diemin aja.. sekarang malah buat kesalahan yang sama, enak banget pasti buzzernya ngegoreng goreng lagi.
Lawan dia cuma dengan diem jangan di ladenin.