Cucurella:
“Aku punya seorang putra yang autis. Aku tidak apa tak punya uang sama sekali, asalkan putraku sehat.
Aku membiarkan rambut panjang karena dia menyukainya. Kalau suatu hari dia lupa padaku, stidaknya dia mengenaliku dari rambutku🥹"
Broo 😭😭
Ini komedi banget.
Bukan orang Argentina. Nggak ada hubungan historis-kultural dgn Argentina. Nggak punya paspor Argentina. Nggak ada darah Argentina.
Mungkin juga blm pernah ke Rosario atau Santa Fe atau Buenos Aires, tapi bisa2nya jadi gatekeeping timnas Argentina.
Badut-badut..
Orang dgn narsisme tinggi biasanya retan.
Jika ego superior mereka dihadapkan oleh kenyataan pahit realitas, NOL SHOT dlm 90 menit, apakah mereka akan merendah?
Oh tentu saja tidak. Sebaliknya, mereka akan bereaksi dgn arogan, agresif, termasuk melabeli orang2 yg suka mereka sang THE GREAT itu kalah/bahagia krn Spanyol menang, dgn sebutan medioker.
Rapuh banget mentalnya. Kasihan.
Aku sudah membaca laporannya.
Coba menanggapi dgn agak panjang.
Kalau dari analisis narasi digital dan psikologi media, penggunaan kata suddenly (tiba-tiba) dalam judul tersebut sangat tidak tepat dan cenderung bias.
Kata suddenly memberikan kesan seolah2 sentimen negatif ini muncul dalam semalam dari ruang hampa tanpa alasan.
Penelitian dari BlackbirdAI pd 235.000 akun dan hampir setengah juta postingan media sosial selama Piala Dunia 2026 menyatakan bahwa kemarahan publik itu otentik. Tidak ada jaringan bot. Tidak ada yang bisa membuktikan siapa yang dibayar.
(Sumber: https://t.co/ykl2YZ5iAi)
Artinya, kebencian pada Messi dan Argentina bukanlah hasil fabrikasi dari ruang hampa, melainkan sintesis hibrida yang berakar kuat pada kontroversi riil di dunia nyata. Hal ini sayangnya nggak dibahas atau mungkin sengaja diabaikan oleh penulis opini ini.
Sentimen kepada Messi dan Argentina adalah dinamika yg terjadi setelah melalui sebuah proses akumulasi jangka panjang. Jadi ada pengondisian kognitif yang berjalan lambat dan reaksi berantai terhadap peristiwa2 riil di dunia nyata.
Penulis opini tersebut melakukan bentuk reductionism dan penyederhanaan berlebihan yg menurutku sangat cacat secara empiris.
Opini itu mencoba membingkai perubahan opini publik sebagai 100% akibat permainan algoritma dan influencer.
Padahal penelitian2 termasuk dari Blackbird secara kritis membongkar bahwa banyak variabel riil di luar teknis lapangan yang berubah drastis antara 2022 hingga 2026.
Blackbird menyebutnya The Grievance Was Pre-compiled. Narasi bahwa kesuksesan Messi atau Argentina "diatur" (rigged) sebetulnya sudah diformulasikan oleh sebagian kelompok antipati sejak bertahun2 lalu.
Sejak 2014, menjelang final Argentina vs Jerman narasi ini sudah muncul di medsos. Saat Argentina akhirnya juara Piala Dunia 2022, narasi yang sudah mengendap selama 8 tahun hanya perlu diaktifkan kembali.
Ini adalah proses daur ulang narasi yang berjalan lambat, bukan ledakan emosi yg mendadak.
Tapi, kebencian publik nggak bergeser secara instan tanpa adanya pemicu nyata di dunia fisik. Reputasi Messi dan tim Argentina terkikis secara bertahap melalui serangkaian insiden nyata yang terjadi secara berurutan.
1. Februari 2024. Kontroversi laga persahabatan Inter Miami di Hong Kong. Saat itu Messi tidak bermain karena alasan cedera. Tp Messi bermain di Jepang tiga hari kemudian.
Peristiwa ini sangat melukai puluhan ribu penggemar lokal yg membeli tiket dgn harga selangit dan segera dipolitisasi oleh otoritas lokal dan media2 Tiongkok.
2. Juli 2024. Skandal nyanyian rasis Enzo Fernandez kpd pemain2 Prancis saat perayaan Copa America yang direkam secara langsung.
Meskipun Messi tidak ada di dalam video tersebut, posisinya sebagai kapten tim membuatnya ikut terseret dalam tuntutan akuntabilitas publik.
Wakil Sekretaris Olahraga Argentina Julio Garro bahkan dipecat dr posisinya krn menuntut Presiden AFA dan kapten tim Messi meminta maaf scr terbuka untuk meredakan ketegangan.
3. Piala Dunia 2026. Ketegangan rasial berlanjut. Ini termasuk kasus pelecehan rasis dr suporter Argentina thdp IShowSpeed. Ini ditambah dgn serangkaian kontroversi wasit dalam laga2 yg melibatkan Argentina.
Setiap peristiwa akhirnya menjadi bahan bakar yg disuntikkan secara berkala, membuat peralihan sentimen ini jadi proses akumulatif. Jadi, bukan perubahan yg terjadi secara mendadak dalam satu waktu.
Sepakat di tulisan itu bahwa dalam teori psikologi kognitif, seseorang nggak akan langsung mengubah pandangannya atau memercayai suatu klaim negatif hanya dengan melihat satu video klip.
Otak manusia memerlukan paparan berulang agar informasi baru terasa akrab (processing fluency) sebelum akhirnya memercayainya sebagai kebenaran umum.
Dibutuhkan sirkulasi ratusan video klip pendek yang dipotong tanpa konteks yg disajikan oleh algoritma secara terus2an selama berminggu2 utk membentuk persepsi tersebut.
Proses pengondisian ini berjalan lambat di bawah sadar. Dan ketika kesadaran kolektif itu akhirnya terbentuk di permukaan, audiens luar baru melihatnya seolah2 ini terjadi secara tiba2.
Menurutku secara ironis, pembuat konten yang menggunakan judul "Why everyone suddenly hates Messi" sebenarnya sedang menggunakan taktik pemasaran digital yg mengandalkan bias emosional.
Aku yakin penulisnya paham betul dgn teori ini.
Dalam industri attention economy, menyandingkan dua kondisi yang kontras secara ekstrem, seperti pahlawan yang tiba2 jadi penjahat adl formula terbaik utk menciptakan rasa penasaran dan memicu emosi tinggi pengguna media sosial.
Judul tersebut sengaja dirancang dramatis agar memicu klik, komentar defensif, atau perdebatan yg pada akhirnya justru menyubsidi algoritma platform utk terus menyebarkan konten tersebut.
Sekian.
Jadi walikota di negara base-nya Zionis. Lantang teriak "Netanyahu = war kriminal" padahal bisa aja nanti kena fitnah atau serangan balik zionis.
Sedangkan di Konoha, tidak ada hubungan diplomatik dengan Israel, rakyatnya dukung Palestina, malah presidennya ngomong, "kiTa hArUs mEnjAgA keAmAnAn iSraEL".
Malu. 😭😭
Ronaldo Fenômeno: 2 Gols na Final da Copa 2002.
➡️Nota SofaScore: 7,0
Messi: 0 Gols, 0 Chutes, 0 Assistências na Final da Copa 2026.
➡️Nota SofaScore: 7,1. 😂😂😂😂😂
Esto merece la pena ser compartido.
"Soy de Londres. Mi padre era sionista, procedía de Polonia y perdió a su familia en el Holocausto. Aun así, me educó como antirracista.
En 1973 viajé a Israel sin conocer la realidad. Allí vi el apartheid y comprendí lo terrible que era. Regresé siendo antirracista y antisionista".
Hah? 😂😂😂
Sotoy bener lu.
Faktanya, Argentina adalah negara kolonial tujuan fasis Eropa, terutama ex Italia dan Jerman, yang secara spesifik sejak Abad ke-19 melancarkan kebijakan "memutihkan" penduduknya, membasmi penduduk asli, mengenyahkan keturunan budak kulit hitam.
@daruzarmedian History bangsa bukannya memvalidasi cara main bola yang gebug, tendang, provoke dan fight sana sini.
Argentina in football is bad as winner and worse as loser.
Prestasi terbaik olahraga Indonesia pekan ini!
Hari ini, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri🇮🇩 meraih gelar Japan Open Super 750 2026, trofi pertama mereka setelah setahun puasa gelar.
Setelah kekalahan demi kekalahan dalam 5 final, Fajar/Fikri bangkit dan kembali ke podium tertinggi di final ke-6 mereka.
Pada partai final, mereka tampil sangat solid, lebih cepat, lebih agresif, dan mampu mendominasi area depan utk mengalahkan MD No. 1 Dunia, Kim/Seo🇰🇷 dlm straight game.
✅Gelar pertama bagi Fajar dan Fikri di Japan Open.
✅Gelar pertama bagi MD Indonesia di Japan Open sejak pandemi 2019, sejak sebelum Covid-19.
✅Gelar Super 750/Super 1.000 pertama bagi Indonesia di BWF World Tour tahun ini.
Selamat. Semoga konsisten! 🔥
📸: PBSI
Mungkin kamu hanya mengenal Martunis dari apa yang pernah diberitakan media sosial.
Dia pernah melewati masa-masa yang sangat sulit. Tapi dari semua yang dialaminya, dia tidak berhenti berbuat baik. Dua kali ia melelang jersey Cristiano Ronaldo yang ditandatangani langsung oleh CR7. Hasilnya bukan hanya untuk membantu masyarakat saat pandemi Covid-19, tetapi juga digunakan untuk pembangunan pesantren.
Kita mungkin hanya melihat seseorang dari permukaannya, padahal setiap orang punya perjalanan hidup yang tidak selalu kita tahu. Orang bisa belajar, berubah, memperbaiki diri, dan memilih untuk memberi manfaat bagi orang lain.
Semoga kita semua bisa lebih bijak dalam menilai seseorang dan sama-sama memberi ruang untuk perubahan. 🙏
🚨 BREAKING:
Khabib Nurmagomedov:
"Argentina loves Israel, Spain loves Palestine. I know who I will support."
He never changed his stance, respect to him...
Dünyaca ünlü NBA basketbol oyuncusu Kyrie Irving, Instagram profil fotoğrafını İsrail askerleri tarafından okula gitmesi engellenen Filistinli bir çocuğun görseliyle değiştirdi.
Dünya akıllanıyor...