Sambil memberikan laporan-laporan bohong seperti 19 ribu sapi dipotong dalam sehari untuk MBG, dia dapat 1M/hari, 356M/tahun. Kalian bayangin presiden kayak Prabowo dengan mudahnya dikibuli bawahannya sendiri.
dino patti djalal ini bukan orang sembarangan. beliau mantan dubes ri untuk as, mantan wamenlu, dan anak dari diplomat legendaris hasyim djalal.
jadi kalau dino ngomong soal adanya 17 calon dubes asing yang masih nunggu serah surat kepercayaan ke presiden, itu bukan gosip. itu fakta dari daleman.
bayangin, ada yang udah nunggu 8 bulan. ada juga dubes dari negara asean yang nunggu 6 bulan. mereka udah di jakarta, tapi belum bisa mulai kerja. karena mentok di meja istana.
sementara dubes indonesia di luar negeri selalu cepat diterima. ini double standard yang mulai dibaca mitra internasional.
seorang diplomat senior sekelas dino sampai buka suara ke publik, artinya kondisi ini sudah parah. beliau bahkan sudah coba semua jalur komunikasi. macet.
ini bukan cuma masalah protokol. ini masalah reputasi. indonesia sedang dikirim sinyal: "kita gak serius sama hubungan bilateral."
lucunya, presiden dan seskab sibuk klarifikasi soal biaya perjalanan dinas yang katanya ditanggung pribadi. tapi urusan sepenting ini malah diem.
ngapain keliling dunia cari investasi, kalau dubes negara sahabat aja bertahun-tahun gak diterima?
Seskab Teddy Indra Wijaya .
Letkol Kopassus, mantan ajudan Prabowo, nol pengalaman diplomasi ,
merespons Dino Patti Djalal dengan sindiran: "diplomat hebat, walau cuma 3 bulan jadi Wamenlu."
Oke, Pak Letkol. Kita bedah satu-satu.
Soal biaya: Lo bilang kelebihan biaya ditanggung "pribadi Presiden." Tapi pesawat kepresidenan, pengamanan TNI-Polri, hotel protokol, tim advance, logistik 50-60 orang , itu semua tetap APBN.
Yang "pribadi" cuma excess-nya.
Dan Prabowo sendiri yang tanda tangan Inpres No. 1/2025 yang perintahkan seluruh K/L pangkas perjalanan dinas 50%.
Guru nyuruh murid hemat, gurunya keliling dunia.
Soal rombongan: Lo bangga rombongan turun dari 120 jadi 50-60 orang.
Dino tidak pernah bicara soal ukuran rombongan. Dia bicara soal frekuensi , 1 dari 6 hari Presiden ada di luar negeri.
Lo jawab pertanyaan yang tidak ditanyakan.
Soal investasi Rp 2.430 triliun: Ini total realisasi investasi PMDN + PMA tahunan , tren jangka panjang yang sudah berjalan sebelum Prabowo menjabat, dipengaruhi hilirisasi, regulasi, dan iklim global.
Lo tidak bisa buktikan berapa dari angka itu kausal dari kunker.
Berdiri di bawah hujan lalu ngaku bisa mendatangkan air.
Soal sindiran "3 bulan":
Dino punya PhD dari London School of Economics, 26 tahun karier diplomatik, 3 tahun Dubes untuk Amerika Serikat.
Yang nyindir dia adalah seorang Letkol yang jabatan Seskab-nya lahir dari loyalitas, bukan keahlian tata negara.
Di negara yang sehat, Seskab dijabat teknokrat.
Di sini, dijabat ajudan yang merangkak naik karena setia , lalu nyindir diplomat doktoral soal pengalaman.
"Speak truth to power," kata Dino.
Yang menjawab justru orang yang hidupnya melayani power.
Sedikit advice untuk tim kabinet dan pejabat:
Tolong jika lain kali ketika ada video kritik yg viral, jangan buru2 direspons.
Bedah per menit, respons dengan data.
Hindari bahasan personal.
Menggeser kritikan ke arah personal, itu menghilangkan inti dari video balasan.
agree. punya pasangan yang bisa ngobrol sama kita berjam-jam, talking about anything. laughing until our stomach hurt. even still comfortable enjoying each other's silence is a privilege. tolak ukur paten jg buat jadi pasangan. ngga butuh fancy date melulu, quality time it is.
🚨💣 BREAKING: Éderson to Manchester United, here we go!
Deal done with Atalanta for €45m package with add-ons included, agreement now in place.
Medical and formal steps to follow but deal in place.
Éderson will sign a four year deal plus option, as @TheAthleticFC reports.
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
Nah, berarti sudah clear ya.
Kalau nanti ada gimmick model Bahlil seperti itu lagi dan masih banyak yang kena juga, berarti pendidikan politik kita memang sudah no hope 🥲
Btw kunjungan dia ke Roma "ditolak" karena gak ada petinggi negara yang mau nyambutnya karena kunjungannya terlalu dibuat2.
Dan bukannya balik ke Indo, belio malah nambah destinasi kunjungan nya ke Austria dan Hungaria.
Ibarat anak2, makin dilarang makin dia kerjakan. Makin dikritik tentang kunjungan luar negerinya, makin berlama2 dia di luar negeri 🙄