China komplain skrg banyak investor China di Indonesia mesti hengkang krn perubahan peraturan
Indonesia sudah sgt terkenal dgn ketidakpastian hukum. Presiden skrg akan mengubah peraturan yg dibuat presiden sblmnya sehingga terjadi kerugian bagi investor
Cycle ini berjalan terus
GILA!!!!! DEMO UDAH SEKEOS INI MEDIA LOKAL PADA BUNGKAMM!!?!!! HARUS BANGET NIH GUE BARU TAHU KEMARIN DI NEGARA GUE ADA DEMO GEDE KEOS TAPI TAHUNYA DARI MEDIA TETANGGA. di bungkam oleh media lokal ,di beritakan oleh global
Makasih buat 58% deh. Keramat banget tuh angka. Serem banget, sekompak itu lho media lokal dibungkam. Apa itu setan gunung Kawi??? 58% kita lewattt
Yang paling serem dari episode Bocor Alus Tempo soal Jampidsus itu BUKAN isinya.
Tapi fakta bahwa rahasia rapat paling tertutup di republik ini... BOCOR. Dan dicek silang ke 6 narasumber.
Dan menurut gw
Istana lagi perang dari dalam. Simak. 🧵 Gw jelasin pelan-pelan bagi yang belum paham, dan mungkin ini agak panjang.
Konteks dulu yang belum tau 8 Juli 2026, Kortastipidkor Polri + Polda Metro geledah belasan lokasi dalam sehari dari kafe di Cipete sampai rumah di Sentul.
Nah, investugas "Bocor Alus" bongkar yang terjadi DI BELAKANG LAYAR setelah geledah itu.
𝗣𝗢𝗜𝗡 𝟭: Presiden dikabarkan MARAH BESAR ke Kapolri. Kapolri sampai minta maaf, dengan pembelaan: kalau lapor dulu, info penggeledahan pasti bocor duluan.
𝗣𝗢𝗜𝗡 𝟮: di lingkaran kekuasaan, langkah Kapolri dikabarkan dicap PEMBANGKANGAN.
Sampai muncul wacana evaluasi & pergantian Kapolri. Nama yang disebut sebagai pengganti ialah Komjen Karyoto.
𝗣𝗢𝗜𝗡 𝟯: ini plot twist-nya bahwa Presiden dikabarkan justru ragu ke Karyoto. Bukan soal rekam jejak tapi karena Karyoto BESANNYA KDM.
Kekhawatirannya bahwa loyalitas Karyoto lari ke KDM, bukan ke Presiden.
(Fakta yang bisa dicek kalo anak Karyoto memang menikah dengan putra KDM, Juli 2025.)
Artinya apa? Kursi Kapolri sekarang nggak dihitung pakai kompetensi tapi pakai kalkulator 2029.
Kalau laporan ini benar, KDM sudah resmi masuk daftar variabel ancaman di mata Istana. Bukan lagi sekadar gubernur sosmed.
𝗣𝗢𝗜𝗡 𝟰: paling bikin merinding ialah dalam rapat internal dikabarkan masuk laporan "penebalan pasukan" di sekitar Widya Chandra.
Presiden disebut sampai bertanya: "Kalian mau sabotase pemerintahan saya?"
Polisi membantah, bilang tak mungkin menjatuhkan Presiden.
Berhenti sebentar di sini.
Seorang Presiden melontarkan pertanyaan seperti itu ke aparatnya sendiri. Ini jadi indikator krisis kepercayaan di titik paling atas negara.
𝗣𝗢𝗜𝗡 𝟱: ada DUGAAN lobi supaya Febrie tak jadi tersangka.
Paketnya, kata narasumber Tempo itu mundur dari Jampidsus, dan emas 74 kg "dicarikan pemilik" alias dua pengusaha dikabarkan dikontak agar mengaku sebagai pemiliknya.
𝗸𝗼𝗸 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝘀𝗲𝗱𝗲𝘁𝗮𝗶𝗹 𝗶𝗻𝗶 𝗸𝗲𝗹𝘂𝗮𝗿?
Tempo mengecek silang sebagian info ke ENAM narasumber. Artinya bukan satu orang iseng bocorin ada BANYAK orang dalam yang mau buka mulut.
Kemungkinannya dibawah ini cuma tiga:
① Ada kekecewaan mendalam di lingkaran kekuasaan
② Ada insentif finansial
③ Atau memang sengaja dibocorkan psyop untuk kepentingan politik tertentu
Pilih yang mana pun, kesimpulannya sama bahwa ada faksi yang lagi perang, dan media dijadikan medan tempurnya.