Jakarta – Seorang pemotor menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh pelajar bersenjata tajam di kawasan Rawa Belong, dekat SDN 17 Palmerah, pada Selasa (9/6) siang.
Rekaman CCTV memperlihatkan sekelompok remaja berada di gang sempit, salah satunya terlihat membawa cerurit dan menyerang pengendara motor. Warga sekitar menyebut pelaku masih berstatus pelajar SMA.
Source
novasmarani95
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
Saya komentar agak ndakik-ndakik ya Kak. Salah kaprah jika kita mengukur pendidikan hanya dari sudut kegunaan langsung (immediate applicability).
Pendidikan adalah fondasi, bukan alat kerja langsung. Sekolah bertugas membangun fondasi kognitif (pengetahuan dasar & cara berpikir) yang nanti akan “dihidupkan” di jenjang yang lebih tinggi atau di konteks spesifik karier.
Contoh macam praktikum kimia di SMA (seperti menentukan sifat larutan asam-basa dengan lakmus, indikator, atau pH) bukan dirancang supaya kamu bisa langsung bikin sabun atau pupuk di rumah. Tujuannya justru mengajarkan metode ilmiah.
Tidak semua alumni IPA harus jadi ilmuwan. Tapi semua warga negara perlu literasi sains minimal supaya tidak mudah dibohongi hoax, iklan palsu, atau kebijakan pseudosains. Kalau semua mata pelajaran harus “langsung kepake”, pendidikan jadi sempit dan justru bisa berbahaya.