Rill. Padahal murni masalah taktis dilapangan. Selalu aja muncul narasi Vini iri mbappe, mbappe egois, BLA BLA BLA...... Muak liat tweet tweet macam begituan di Twitter atau akun bola Instagram.
Kenapa ya football twitter itu ketika membicarakan buruknya performa Real Madrid itu selalu yang dilihat adalah faktor non teknis
"Vini cemburu"
"Bellingham clash sama Mbappe"
"Pemainnya jumawa"
"Terlalu banyak superstar"
Padahal ya kalah itu kadang karena faktor taktis aja
@LFC_Hardline@CFC_LDN_05 Ajg. JFD yg kenal sama kaki tangannya Perez dibilang fake news. Ini fanpage asbun bgt njir wkwk. Si tap in tap in Fabrizio itu lu tau ga ngambil berita Madrid dari mane kalau bukan JFD?! 🤣
in the nicest way possible i kinda want more bahasa melayu-speaking members in klp48, i don't really care about their ethnicities Malaysia is a multiracial country to begin with. I just thought it would be fun to have idols with a strong accent from their states
Gaya mainnya ole romeny mirip Anderson Lopes banget, gua sih bakal yakin kalau ole stay di Oxford bakal tetep jadi cadangan. Semoga di pinjemin. J league cocok, dari postur tubuh kecepatan, skill nya.
🚨💵 Exclusive via Goalpost Asia, USD 30 million (~Rp543 billion) has reportedly been allocated by Persija Jakarta for Shin Tae Yong to strengthen the squad in the transfer market.
That is a massive amount by Indonesian football standards 😯
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Sebenarnya dari yg gua pantau bukan salah redwots sepenuhnya. yg awal tweet ragebait itu para followernya 48rh yg suka ragebait. Mereka nge hate semuanya termasuk JKT juga dihate. Sayang nya para fans Thai kayanya ga ngerti kultur stantwt yg suka ragebait 😂.