aku pernah dimarahi karena menjelaskan apa yang aku rasakan, aku pernah didiamkan karena aku berani mengutarakan kekecewaan. kemudian pada akhirnya aku sadar, bahwa aku tidak pernah diberi waktu untuk membela diriku sendiri. tapi semua itu menjadi salahku dan aku dituntut untuk tetap diam, mengerti, memahami serta menerima semuanya.
"kenapa takut menikah?"
sebenarnya bukan takut dengan pernikahannya, tetapi takut menikah dengan orang yang salah. karena sifat seseorang akan terlihat setelah dia menikah. menikah itu ibarat undian, kalau beruntung kamu akan bahagia, kalau tidak beruntung kamu akan menderita.