Apabila nggak relate, kami ngga maksa agar mengerti. Tapi sebagai sesama manusia, apakah nggak boleh orang bereaksi demikian jika sesuatu yang dianggap "sakral" terusik?
+ dekandansi budaya itu nyata dan kami yang menganggap ini sakral itu berusaha untuk jaga itu.
Saya ada obrolan dari "orang dalam" kalau ada kesadaran untuk menjaga kesakralan budaya atau warisan leluhur itu dengan menjalankan segala sesuatu sesuai tatanan dan semestinya.
Permisi nambahin, OP kan menyuarakan keresahan karena menganggap ada hal sakral dari sukunya dicatut dengan tidak semestinya - jika kamu tidak menganggap suatu gelar atau warisan budaya itu sakral maka nggak akan memahami keresahan itu. Tapi, keresahan itu nyata apalagi +
Tapi kalau ada apa-apa, tanggung jawab dan kewajibannya harus siap dihadapi sendirian, ya. Terlebih ini untuk persona NSFW. Hati-hati. Adat dijunjung tinggi bukan tanpa alasan.
Maaf ya orang awam sepertiku ikut nimbrung tapi berhubung nama adalah kekuatan buat diri sendiri dan terkadang nama menyimpan arti yang gak main-main (sebagaimana nama itu sesederhananya doa being packed), kalau kamu merasa gelar adat itu lumrah dipakai, silakan.
Halo, Admin. Selamat malam. Izin follow up juga mengenai laporan saya atas penggunaan gelar sakral pada persona NSFW (berarti masuk kasus SARA). Apa sekiranya boleh minta diperiksa dan disebarkan awarenessnya juga?
Terima kasih, Admin. God bless. 🙏
@muncorner You're on your own cake, but my prayers will be there to accompany. They may sit on your shoulder, they too may come in gentle breeze that will keep your candle lit instead of blowing it off. Happy birthday, I wish you nothing but love and joy to accompany you, till next year.