@ebe_ganzo@AirinDatangLagi@prabowo@Gerindra Pendukung Prabowi seperempatnya jadi pendukung pak Anies. Tp iklan dan gelontoran bansos triliyunan jadi penentu kemenangan, yg berjasa besar sih jokowi bukan gibrannya. Banyak pemilih 02 ga memandang gibran, lebih ke prabowonya
@Widyawa64704930@0pposite689O Sayangnya Prabowo ga bersikap ky pak Harto. Pak Harto berkuasa langsung manggil teknokrat, Prabowo hanya percaya orang2nya dan orang2 yg dikasih jokowi yg sifatnya culas dan penjilat. Usulan teknokrat ga kepake
@jotosihotang Yg penting kan ga terprovokasi, ga jarah-jarah. Malioboro pusat bisnis jogja, demo di titik nol dgn masa yg ga jelas dtg dari mana saja, provokator di mana-mana, bisa melumpuhkan sektor ekonomi DIY, apalagi kalau ada yg memanfaatkan kesempatan buat jarah.
@koganenohikari@kirarance@icedteafatihah Ga kaya juga sih, biasa saja cuman dia kerja sbg konten creator. Dia dibranding kaya raya oleh fansnya, punya harta 300T wkwkwk.. Rumahnya sendiri sofa nya pada bolong2
@sseemsms@hunmanity Sultannya emang masih dihormati, cuman UMRnya rendah dan harga rumah tinggi. Punya gubernur yg Sultan emang membingungkan, mau protes ke mana, tp karakteristik orang Jogja itu nrimo
@_the_blue_sea_@hunmanity Kayaknya ga dipaksa ya tapi dengan rela dan ikhlas bergabung dgn Indonesia . Namun sygnya beberapa Kesultanan yg sudah gabung sukarela ada yg dikhianati seperti Kesultanan Buton, pontianak, Aceh bukan Kesultanan tapi marwahnya yg dikhianati.
@aciocookiess @Charimanfdh_@denismalhotra Ya itu kan hasil dari rakyat sendiri, suruh siapa milih dia? Apa karena dulu dapat serangan fajar? Penjarah dan DPR sama2 ga benernya.
@Charimanfdh_@denismalhotra Pake otak dong. Banyak dr mereka merintis dari nol, bahkan syahroni itu pengusaha kaya sebelum jadi dewan. Uya kuya, eko sudah kaya sebelum jadi dewan karena kerja di entertainment lebih lama dr politik.
@KSogemaking@AmirullahMA@UmarHasibuan__@ulil Padahal NU punya potensi di ke ilmuan. Contohnya tahsin, metode baca al qur'an yg terstruktur milik warga NU, sprti qiroati, UMMI, Tilawati, tp yg menyebarkan malah IQRO dr AMMuh. Keilmuwan diblonpes ga dipakai buat dy tarik, tp lebih mengedepankan kehormatan kyainya