Tak ada perlawanan walaupun raut wajah Mona jelas kecewa.
Satria mendekati tubuh telanjang wanita itu, mencium pucuk kepalanya, pindah ke bibir ranum Mona, dan mendaratkan jemari nakalnya di ujung puting susu wanita itu.
“Mas, udah…”
Kali ini tangannya ditepis.
“Hei, Mon.”
Satria yang baru saja meletakkan ponselnya kembali, kini beralih mendekati wanitanya. Sudah paham gelagat Mona jika merajuk.
“Sayang…”
Ia raih tangan Mona yang masih menggenggam tisu yang terlanjur basah itu, ia kecup jemari wanita itu sambil menatap maniknya.
Due to twitter's policy, I declare that this account is used for roleplayer purpose only. All of the activities on this account don't have any relations with Choi Seungcheol/S.Coups or Seventeen.