Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, H. Zainal Mustamin, S. Ag., M.A. membuka dan memberikan pengarahan pada acara SEMINAR NASIONAL CEGAH KAWIN ANAK "saya berharap kita semua harus meningkatkan upaya untuk mencegah perkawinan anak" 13/7/23 Bandung.
Bukan kehidupan jika tdk memberi pelajaran. Memang awalnya pelajaran itu sebiasanya berita tp kemudian diolah menjadi sesuatu yg bermakna. Itulah pelajaran.
Sejujur apa kita mengolah berita biasa jd pelajaran?
#pikiranWHS
...Sentralisasi Manajemen Urusan Agama diarahkan utk menggaransi agar peran pemerintah pd urusan agama terintegrasi, menyeluruh, & berbasis cara pandang nasional yg berlandaskan pd cita bhinneka tunggal ika.
https://t.co/XjLWPxRXP2
Catatan pendahuluan utk dilanjutkan....
SHUMUBU
....Shumubu lalu ditetapkan sbg departemen independen pd 3 Januari 1946. Kemudian lembaga ini ditetapkan sbg Departemen Agama yg lalu beralih nama mnjd Kementerian Agama dgn KH Wahid Hasyim sbg Menteri Agama pertama.
Sumber: https://t.co/ItjAKmuBPC
Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham menjelaskan bahwa Keputusan Kepala BPJPH berlaku efektif terhitung mulai 1 Maret 2022. Sejak saat itu, Label Halal Indonesia wajib digunakan sebagai tanda kehalalan produk sesuai ketentuan yang berlaku.
https://t.co/5WZ050ZUo2
#HalalIndonesia
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menetapkan label halal yang berlaku secara nasional. Penetapan label halal tersebut dituangkan dalam Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40 Tahun 2022 tentang Penetapan Label Halal.
https://t.co/fhZAeJOP9V
Indonesia bangga....
Aisyah Nur Ramadhani, siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN ) 1 Pekanbaru Juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Internasional Tijan An-Nour di Qatar
https://t.co/btCjwyE8cn
@Kemenag_RI@YaqutCQoumas@kskkmadrasah
Semula... semua hal baru dibid'ahkan, jgn dilakukn/digunakn. Skrg... pengeras suara yg bid'ah malah dibela mati2an. Membuka pikiran pd hakikat praktek ibadah, memperkecil penguasaan pd teknisnya, akan membuka hati utk menerima kebenaran dr mnpun sumbernya, tnp pretensi politik.
Penggunaan pengeras suara dlm praktek ubudiyah adl bagian dr bid'ah, krn tdk ada contohnya pd dari nabi; ucapan (aqwal), tindakan (af'al), atau persetujuan (taqrirot). Dpt m'jd bid'ah hasanah, jika digunakan dgn arif dan bijaksana. Demikian pula sebaliknya.
BUKAN PELARANGAN, tp pengaturan teknis penggunaan pengeras suara dlm adzan atau praktek ubudiyah lainnya adl langkah yg hrs terus ditegakan sbg bagian dr upaya memastikn status hasanah atas fakta bid'ah pengeras suara itu.
Capaian @Kemenag_RI terus semakin baik. Alih status sekolah tinggi m'jd institut, institut m'jd universitas pd PT keagamaan negeri semua agama; p'bentukn jaminan produk halal, prioritas kemandirian pesantren, revitalisasi KUA, dan msh bnyk lainnya adl upaya nyata kemajuan.