Satu jam yang Sobat Panda berikan sangat berarti untuk napas Bumi yang lebih panjang. Aksi Switch Off semalam bukan sekadar memadamkan lampu, tapi simbol komitmen kita untuk terus melangkah lebih ramah lingkungan dalam keseharian.
Jangan biarkan semangat ini padam bersama sakelar lampu. Mari bawa konsistensi menjaga alam dalam setiap langkah kecil kita mulai hari ini. ๐ผ๐
Terima kasih sudah #BeriRuangUntukBumi pada momen #EarthHour2026 semalam!
Lampu mungkin sudah menyala kembali, tapi semangat jutaan pasang mata yang bersatu dalam kegelapan bermakna semalam adalah bukti bahwa kepedulian kita tetap menyala. Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh komunitas, kolaborator, dan Sobat Panda di seluruh Indonesia.
Aksi sekecil apa pun punya dampak besar kalau kita lakukan bareng-bareng. Yuk, siapkan dirimu dari sekarang! Tandai kalendermu untuk aksi Switch Off serentak pada 28 Maret 2026 nanti.
#EarthHour2026#IniAksiku#1JamuntukBumi
Sudah terpikir mau kasih aksi apa untuk #BeriRuangUntukBumi tahun ini? Ingat, ini bukan cuma soal mematikan lampu selama satu jam, tapi tentang komitmen berkelanjutan yang kita mulai dari hal yang paling kita suka.
Selamat Idulfitri 1447 H, Sobat Panda! ๐ผ๐
Di hari yang fitri ini, mari kita tidak hanya membuka lembaran baru antar sesama, tapi juga memperbarui janji untuk lebih ramah terhadap satu-satunya rumah kita, bumi.
Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin dari segenap keluarga besar WWF-Indonesia ๐๐ป
#IdulFitri #Lebaran2026 #TogetherPossible
Data ilmiah inilah yang menjadi kompas untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat pesisir di masa depan. Mari terus kawal upaya perlindungan laut kita agar tetap lestari dari hulu ke hilir.
#TogetherPossible#MalukuBaratDaya
Mengintip kekayaan yang tersembunyi di "Beranda Nusantara". Ekspedisi Biodiversitas Terintegrasi di Maluku Barat Daya (MBD) mengonfirmasi bahwa perairan ini adalah koridor vital bagi 24 spesies laut dilindungi, mulai dari paus hingga spesies ikonik lainnya.
Hasil kolaborasi WWF-Indonesia, Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, dan KKP ini bukan sekadar pendataan, melainkan langkah krusial untuk mempercepat penetapan Kawasan Konservasi Perairan. Menemukan habitat bagi populasi dugong, orca, hingga hiu martil di MBD memperkuat bukti bahwa kawasan ini adalah aset resiliensi laut kita.
Sinergi ini terwujud berkat kolaborasi erat dengan DLH Berau, KLH, dan KKP. Seperti penekanan Bupati Berau, Sri Juniarsih, langkah ini sangat tepat sasaran dalam menjaga keindahan laut. Karena laut yang bersih hari ini adalah investasi bagi masa depan pariwisata.
Menengok progres dari pesisir Kalimantan Timur. Pengelolaan sampah di Pulau Derawan kini memasuki babak baru lewat kehadiran TPS3R (Reduce-Reuse-Recycle), sebuah upaya kolektif untuk memastikan destinasi wisata ini tetap asri dan layak huni bagi semua.
TPS3R โRupiahโ di Kecamatan Pulau Derawan hadir bukan hanya sebagai tempat pembuangan, tapi pusat solusi dari hulu ke hilir. Didukung oleh WWF-Indonesia, fasilitas ini memungkinkan pemilahan dan daur ulang dilakukan langsung di sumbernya untuk mengurangi beban sampah di wilayah kepulauan.
Peluncuran buku โThrough Our Eyesโ menjadi bukti bahwa konservasi paling efektif lahir dari kacamata masyarakat lokal. Saat budaya dan kearifan lokal dihargai, harmoni antara manusia dan alam pun memberikan ruang aman bagi seluruh penghuninya.
Melihat kembali Seminar Nasional Tata Kelola Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal di Sumatera Barat pada 12 Februari lalu. Bagi masyarakat di sana, menjaga alam bukan sekadar tugas konservasi, tapi menjaga identitas dan warisan leluhur.
Dalam pertemuan di Padang tersebut, Pemprov Sumbar dan WWF-Indonesia bersinergi memastikan kebijakan modern tetap berpijak pada hak masyarakat adat. Salah satu yang menarik adalah filosofi "Alam Takambang Jadi Guru" dan penghormatan terhadap "Inyiak" atau Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) sebagai penjaga Rimbo Larangan.
Meski perayaan World Whale Day sudah lewat, urgensi melindungi sang raksasa laut tetap menjadi prioritas sepanjang tahun ๐
Bukan sekadar kekaguman, ini adalah tentang menjaga kesehatan laut yang menjadi fondasi keamanan kita semua.
Penting untuk dipahami setiap spesies punya karakteristik unik. Misalnya, Paus Biru yang bermigrasi di Alor memiliki peran ekosistem yang berbeda dengan konteks tradisi di wilayah lain. Memastikan jalur mereka aman adalah kunci keseimbangan laut kita.
Langkah ini mencakup inisiatif Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Aceh yang menjadi cetak biru praktis untuk ekonomi berbasis alam.
Tujuannya untukmembangun ketahanan jangka panjang yang melindungi alam sekaligus memperkuat mata pencaharian komunitas lokal.
Mari kawal bersama perjalanannya menuju masa depan yang lebih tangguh. ๐๐ฎ๐ฉ๐ฌ๐ง