Penjajahan itu biasanya dimulai dari nongkrong, kemudian bikin gubuk lalu di bangun permanen..
Militer pertama kali datang ke Rancapinang pada 1996 dengan alasan meminjam lahan untuk latihan perang. Hampir 30 tahun kemudian, setelah program Batalyon Teritorial Pembangunan diluncurkan, militer kembali dan mengklaim tanah yang selama ini dikelola warga.
Pada akhir 2025, konflik memuncak. Patok dipasang di lahan warga, ribuan pohon kelapa ditebang, dan pembangunan dimulai di atas ruang hidup masyarakat
Wapres Gibran tidak tamat SMA/sederajat.
Surat keterangan penyetaraan setingkat SMK yg dikeluarkan oleh dirjen pendidikan dasar dan menengah tidak sah, karena tak memenuhi persyaratan untuk disetarakan dgn SMK di Indonesia.
Gak bapak gak anak,sama-sama ngibul soal riwayat pendidikannya.
Kita kembali membahas bagaimana mengakhiri REPUBLIK OLIGARKI ini.
Pajak kekayaan, salah satunya.
Silakan disimak. Bisa didiskusikan juga di sini biar mateng.
Kasus Febri Kembali Panas
LP3HI Resmi Gugat Kortaspidkor Polri
LP3HI menilai pelimpahan tersebut merupakan penghentian penyidikan secara materiil yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas
Dari Sini Kita Tahu Kalau Pemerintah Gak Pengin Rakyatnya Pintar?
Sedangkan Anggaran Proyek Memproduksi TAI Ratusan Triliun Jadi Bancakan Korupsi 😡
Anggaran Dipotong Drastis, Perpusnas Tak Bisa Bagikan Buku Lagi ke Masyarakat
Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Aminudin Aziz mengungkapkan pihaknya mengalami pemotongan anggaran yang sangat drastis sehingga pengiriman bantuan buku menjadi terganggu.
"Bahwa betul dengan penurunan anggaran yang sangat drastis, pekerjaan yang terkait dengan literasi itu menjadi terganggu. Misalnya tadi disampaikan juga terkait dengan bantuan buku misalnya," ujar Aminudin dalam rapat Komisi X DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
https://t.co/h2WBFz7sbW
Purnawirawan dan warga Kutai Kaltim Melawan Ancam Guncang DPR
Rp 1.000 Triliyun sumbangan Kaltim / tahun untuk pusat tapi Kaltim tidak di acuhkan
Banyak masalah yg belum selesai seperti tambang dan lahan IKN
.
.
Kami hanya akan berhenti jika sudah ada tembakan salvo (mati)
Stop intimidasi terhadap jurnalis.
Kontributor jurnalis Project Multatuli, Anggita Raissa, bersama tiga jurnalis dari Konde, Tempo, dan Mongabay, mengalami pengawasan, penolakan, hingga terpaksa dievakuasi saat hendak meliput dampak industri nikel di Pulau Obi, Maluku Utara.