Prabowo 53 kali ke luar negeri dalam 20 bulan, tapi buat nerima surat kepercayaan Dubes asing yang datang ke Jakarta aja susah ngatur jadwal.
Dino Patti Djalal , mantan Dubes RI untuk AS, orang yang hidupnya di dunia diplomasi , baru aja posting: ada 17 Dubes asing yang udah tiba di Jakarta tapi masih NUNGGU presiden.
Ada yang nunggu sampai 8 bulan. Termasuk dari negara ASEAN , tetangga sendiri.
FYI: selama belum serahkan surat kepercayaan, Dubes belum bisa kerja resmi.
Ini aturan internasional baku (Vienna Convention). Bukan protokol sepele.
Jadi "diplomasi aktif" yang diklaim itu: rajin keliling dunia, tapi Dubes yang datang ke rumah sendiri ditelantarin berbulan-bulan.๐คทโโ๏ธ
WE REACHED IT!!!! 17.845!!!!!!
TUJUH BELAS AGUSTUS TAHUN EMPAT LIMAAA, ITULAH HARI KEMERDEKAAN KITAAAA ๐ฆ ๐ฆ ๐ฆ ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
Koreksi yah. Fokus utama mahasiswa S1 itu memperdalam keilmuan. Belum sampai ke penelitian. Yang diperkuat itu pemahaman metodologi ilmiah. Baru masuk ke penelitian itu nanti di level S2 dan S3.
Bedanya dengan anak SMA, belajarnya sudah spesifik. Bedanya dengan anak vokasi, belajarnya bukan untuk spesialisasi bidang pekerjaan.
Tapi tetap linier dengan kritik terhadap MBKM. Kesesatan MBKM adalah memperlakukan mahasiswa S1 sebagai produk untuk dijual di pasar kerja, bukan murid perguruan yang digembleng ilmunya.
Bodohnya, magang dianggap bisa menggantikan pencarian ilmu sehingga boleh menghilangkan SKS mata kuliah.
Celaka benar emang jaman Nadiem.
Kemaren pas ada seminar di FIB yg sekaligus memperingati 28 tahun Mei 98, pihak yang berwenang/bertanggung jawab pada bilang "percaya sama sistem" tp ya nyatanya gmn yak? Malah tu satu orang ngehindarin pertanyaan pake nyanyi.
Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. https://t.co/sFoBm6AbMx