ini salah satu statement dari bang Raditya Dika yang menurutku kena banget
“aku tidak mau berhubungan lagi dengan orang itu selama lamanya, dengan cara aku menganggap dia tidak ada. jadi yang lebih parah dari membenci orang adalah dengan menganggap dia tidak pernah ada wujudnya. ini lebih menyakitkan daripada dibenci, untuk dianggap tidak ada”
BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru yang kesejahteraannya masih memprihatinkan.
Ia berargumen bahwa guru jauh lebih berperan membentuk generasi muda daripada program makan gratis, dan suratnya yang diunggah di Instagram menjadi viral.
Jangan jadi penyebab orang tak makan, jangan jadi penyebab orang menangis, jangan jadi penyebab orang jadi diam, jangan pernah menjadi manusia yang menjadi alasan seseorang berdoa sambil menangis, dan angan jadi penyebab orang harus konseling ke psikolog.
Take care semua. 🫶🏻
@sosmedkeras Mau perang lawan WNI di sosial media jangan harap bisa menang.
Rakyat kita jago kalo urusan melawan, cuman kurang pinter dalam memilih presiden
“Ada banyak hal yang pernah direnggut darimu, tapi ada satu yang tidak bisa diambil siapa pun: kemampuanmu untuk bangkit lagi. Pegang itu erat-erat. Dunia yang dulu melukaimu tidak berhak mendikte masa depanmu”