Minggu lalu, lagi² di Gunungkidul, kami ketemu sama 1 keluarga yg kondisinya cukup bikin prihatin 🥲
mimin dilapori langsung sama mama yg mantau langsung ke Lapangan:
Hari ini, Jumat 12 Juni 2026.
Di Hotel Aryaduta Jakarta, Menlu Sugiono pidato di depan puluhan Duta Besar dan pengusaha.
Ia mengutip langsung kata Presiden Prabowo:
"Posisi non-blok Indonesia relevan , asalkan kita kuat."
Kuat yang dimaksud: kekuatan ekonomi.
Di hari yang sama:Rupiah masih di kisaran Rp18.000+ per dolar , rekor terlemah sepanjang sejarah Indonesia.
Pertamax naik 32% dalam seminggu.
Bus mahasiswa dicegat polisi di Semanggi.
TNI dikerahkan menghadang demo di Bundaran HI.
Mahasiswa turun ke jalan dengan tema:
"Menuju Indonesia Bangkrut."
Syaratnya sudah disebut sendiri oleh Presiden dan Menlu-nya: kuat dulu, baru relevan.
Syaratnya belum terpenuhi.
Tapi pidatonya sudah di hotel bintang 5.
Kalau ekonominya sendiri yang lagi dipertanyakan oleh pasar, oleh rakyat, dan oleh mahasiswa yang busnya dihadang TNI ,kita lagi bicara relevansi yang mana?
The annual Ka’bah Kiswah changing ceremony (1448 AH) will take place on Tuesday night, June 16, 2026.
After Asr: Installation of the Shadharawan rings (base ropes) and removal of the Ka’bah’s door curtain.
Evening: Unstitching of the sides of the old Kiswah.
12:00 AM Midnight:
" Seorang pria di Batang jadi tersangka usai mengubah sawahnya menjadi tambak udang. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah menyebut pria tersebut diduga melakukan tindak pidana alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan "
Waahhhh bapak ini coba suruh ke Kalimantan dimana hutan di tebang di jadikan IKN. Atau ke Sulawesi, Sumatera dimana hutan di alih fungsikan sebagai kebun sawit ! Kalo seorang pemilik sawah aja bisa di begitukan kenapa tidak berlaku ke orang yg telah membabat sawah untuk mendirikan bangunan kopdes merah putih !?
Giliran sama rakyat kecil aja guwalaknya bukan main, coba kalo sama oligarki udah nunduk2 itu.