Dear @Telkomsel@TelkomIndonesia please saya gak faham yang beginian, LAGIAN GAK PERNAH JUGA MINTA2 KUOTA...,tolong stop lah kasih notif2 beginian🙏, udah hampir 30tahun pake no prabayar TELKOMSEL, sejak OPERATOR AMPS BUBAR DINEGERI INI
@prastow Saran pak..Kasih tangga lipat satu pak untuk pilih buku di atas..sama sofa biar nyaman dan betah saat bacanya bersukur bisa tertidur jika nyaman..tidak perlu kursi itu..mudah cape dan bosan..
Innna lillahi wa inna ilaihi rajiun.
KH Syakur Yasin atau yang akrab dikenal Buya Syakur wafat pada Rabu (17/1/2024) pukul 02.00 WIB dinihari tadi di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon, Jawa Barat.
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه
#NahdlatulUlama#NUOnline#NUOnlineId #BeritaDuka #BuyaSyakur
Masuk 2024 ini saya ada ngobrol2 sama teman2 di luar indonesia terutama di barat dan beberapa di asia. Tanya2 bagaimana kondisi mereka dan negaranya.
1 hal kesamaan yang mereka katakan :
“You are lucky to live in Indonesia. You are lucky to have a government and president who can work quite well for your country”
Hanya Karena Ambisi Kuasa, NU dan PKS Dipaksa Menikah.
Saya ingat Dawuh Alm KHR. Fawaid As`ad Syamsul Arifin, putera kinasih Alm KHR. As`ad Syamsul Arifin, dalam satu kesempatan, beliau Dawuh begini “Billahi engkok ta` ride`, santrena Kiai As`ad nurok PKS”, Wallahi saya tidak rido, ada santrinya Kiai As`ad yang ikut PKS. Satu lagi, Dawuh Kiai Marzuki Mustamar, “Jika ada pengurus NU, Muslimat, Ansor dan Banom lainnya ikut PKS dan PAN, maka batal baiatnya”
Jika banyak yang bertanya kenapa bisa sampai beliau berdua dawuh seperti itu? Jawabannya jelas, ini semata2 ideologi, jika PAN jelas, lahir dari rahim Muhammadiyah yang berbeda dalam banyak hal furu`iyah dengan NU, namun dengan PKS? Kita paham siapa PKS? Siapa yang bisa membantah perkataan salah satu pendirinya, Yusuf Supendi, salah satu pendiri Partai Keadilan--cikal bakal Partai Keadilan Sejahtera—beliau memastikan awal pendirian partai itu pada Juli 1998 dibantu oleh banyak tokoh Ikhwanul Muslimin di Mesir dan Timur Tengah. Jelas, PKS adalah ikhwanul Musliminnya indonesia, itu bukan saya yang bicara, namun salah satu pendirinya bahkan. Siapa Ikhwanul Muslimin? Cari saja, negara mana saja yang memasukkan IM sebagai kelompok teroris. Secara idelogi, PKS berkiblat pada Ikhwanul Muslimin, dengan tarbiahnya misalnya, Kata Yai Fawaid, ideologi PKS itu Mbahnya Wahabi. Ingat, PKS pada tahun 2013 bersikukuh menolak asaz tunggal Pancasila di RUU Ormas, ya karena IM semangatnya adalah Islam berkuasa, tidak ada sekat2 nasionalisme, yang ada hanya ukhuwah Islamiyah, makanya PKS cocok dengang HTI, survey SMRC tahun 2017, 34,3 % simpatisan PKS setuju dengan perjuangan HTI, tahun 2018 PKS mendukung HTI ajukan banding putusan PTUN. Lha itu semua apa tidak berbahaya? NU bukan atas dasar suka tidak suka pada PKS, namun pada semangat ideologi kebangsaan memang sudah berbeda dengan apa yang diperjuangkan dengan NU salama ini bagi Indonesia, bahkan sejak sebelum meredekanya bangsa ini. Yang NU jaga adalah NKRI dan Pancasila, yang dijaga adalah Bhineka Tunggal Ika, yang dijaga adalah Islam di Indoesia adalah islam yang ramah, menjadi payung teguh bagi saudara2 kita yang lain iman. Lalu hendak bersatu karena hanya soal elektoral politik? Belum lagi soal bagaimana Nyinyiran kebencian PKS pada NU, itu sudah Ndak terhitung jumlahnya, sampai kadernya bikin hoax ke Kiai Said Aqil saat menjabat Ketua Umum PBNU ya ada. Jika pemilu2 lalu PKS hanya SKSD dengan NU, malah sekarang ada yang menyeret NU untuk bersatu dengan PKS merebut kuasa.
Lalu demi ambisi kekuasaan seseorang, sampai menggadaikan ideologi dengan bahu membahu dengan PKS yang jelas2 berlawanan arah dengan idelogi NU? Malah bermesraan dengan PKS, bukan soal kekhawatiran kemenagan mereka, mustahil dua ideologi berbeda bisa mendapatkan hasil elekotral yang maksimal jika tidak boleh dibilang mustahil. Namun dengan akrabnya dengan PKS, ini membuka ruang bagi mereka untuk masuk pada basis2 NU, pesantren2 NU, menggerogoti idelogi warga NU, PKS dianggap tidak berbahaya, menyusup, lalu merebut, cukup sudah masjidnya saja yang mereka serobot. Ga bahaya ta? Terakhir, saya hanya teringat ucapan Daniel Johan, yang saat itu, pada tahun 2018, beliau menjabat sebagai kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan, beliau berkata begini, "Kultur dan ideologi NU sangat berbeda dengan PKS. Seperti minyak dan air, meski sama-sana benda cair tapi punya sifat yang berbeda,".
Selamat & Sukses!
Untuk acara Konferensi Sufi Dunia di Kota Pekalongan.
Jangan lupa, besok pagi acara rutinan Jumat Kliwon di Kanzus Sholawat juga bakal lebih meriah.
Jangan lupa untuk hadir, ya sobat! 🙏
@hasyimmah Jokowi dibenci, karena ruang gerak kejahatan para pembenci Jokowi semakin sempit!
Pembenci Jokowi cuma segelintir, tapi suara bisingnya sampai memecahkan telinga
Dibenci segelintir warganya sendiri, tp dikagumi warga dunia👇
Kita ini ribut soal alat makan/masak yg tercampur NAJIS, tetapi uang KORUPSI/RAMPOK DUIT RAKYAT, yang lebih HARAM & NAJIS, tetap DIMAKAN (dipakai oleh semua keluarga & jejaringnya), & malah ditutup-tutupi? Halo?🤔
Makan duit hasil RAMPOK uang rakyat itu lebih NAJIS dari BABI! 🙏
Sobat Polri, tahukah kamu bahwa menyebarkan berita bohong dapat dipidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak satu miliar rupiah? Maka dari itu bijaklah dalam bermedia sosial, karena jarimu adalah harimaumu!
Be a smart netizen!
[NGERI! 8 METODE EKSEKUSI TERSADIS DI MASA LALU]
Suntik mati? Tembak mati? Digantung? Salah.
Orang zaman dulu punya banyak cara mengerikan untuk membuat tawanannya menderita sebelum meninggal. Dikuliti, dipanggang hidup-hidup, dikebiri, dan sebagainya.
TW 🚨Sadisme🚨
(Utas)
1971 Buya Syakur pendidikan di Mesir. diangkat sbg Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kairo. 1977 selesaikan pendidikan Ilmu Al-Qur’an di Libya. 1979 selesaikan pendidikan sastra Arab. 1981, seselesaikan pendidikan magister di Tunisia. doktoral di London lulus 1985.