Ga salah ASN mikirin Tukin (Tunjangan Kinerja)
Hidup sekarang udah susah. Harga pada naik. Gaji mereka ga cukup. Hanya bisa ngandelin Tukin. Efek sistem single-salary belum diterapkan.
ASN juga wajar was-was dan mikirin Tukin terus kalau misal Tukin mau diubah dan dikurangin.
Yang harusnya mikir output dan outcome itu ya kepala daerah.
Output (hasil) dan outcome (efek) dari kebijakan pada akhirnya bersumber dari visi-misi
Dari program kerja yang kepala daerah janjikan kepada pemilih saat masih nyalon.
Harusnya kepala daerah yang geraknya lebih keras
ASN-ASN hanya melaksanakan arahan dan perintah kepala daerah secara profesional.
Mana mungkin mereka gerak sendiri, bisa kena maladministrasi mereka.
Kurangin ngonten makanya, Kang Gub.
Foto: Antara Foto/ARIF FIRMANSYAH
KDM: ASN Pikirannya Cuma Tukin
***
Di pikirannya apakah outcome dan benefit, output, outcome dan benefit?
Tidak. Di pikirannya adalah tukin.
Hampir enggak ada. Saya menemukan idealisme tentang cita-cita besar.
Apalagi negara berkemakmuran, enggak ada. Sempit.
Obrolan yang dibicarakan dalam diskusi di antara mereka, enggak pernah ngomongin bangsa ke depan.
Enggak pernah bagaimana menguasai. Tidak pernah.
Yang diomongin adalah TUKIN!!!
***
LAH YANG MESTINYA NGURUS IDEALISME SAMA CITA-CITA BANGSA MAH PEMERINTAH PAKKKK.
TUGAS PEJABAT. TUGAS PEMERINTAH.
UMBI YA BENER NGOMONGIN TUKIN BJIRRRRR
La evolución de la invasión rusa 🇷🇺 de Ucrania 🇺🇦 nunca dejará de sorprenderme.
Hemos pasado de “Ucrania caerá” a “Rusia tiene que defender cada camión cisterna para evitar que Crimea sea aislada”.
En el vídeo puede observar como el ejército ruso 🇷🇺 está teniendo que escoltar con unidades móviles de defensa antiaérea a varios camiones que estaban transitando el corredor terrestre hacia Crimea, para evitar que sean atacados por el ejército ucraniano 🇺🇦.
Nunca me cansaré de repetirlo: Los drones han cambiado la guerra moderna para siempre.
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
Menurut gw pribadi, mending keberadaan IPDN itu ditinjau ulang deh…
Asal kelen tahu..
Ilmu-ilmu yang ada di IPDN itu udah diajarin di FISIP dan FIA di seluruh Indonesia.
Perbedaannya, IPDN itu ikatan dinas, biaya minim, dan juga semi-militer.
Lantas buat apa ada IPDN? Wong lulusannya juga jadi ASN. Anak FISIP dan FIA mah disuruh jadi ASN juga bisa.
Dan yang gw juga heran kenapa IPDN semi-militer?Padahal lulusannya itu ya jadi sipil semua…
Terus yang lebih ga nyaman lagi:
Tiap tahun, IPDN butuh ratusan miliar.
Kalian tahu ga? Berapa anggaran IPDN di 2026?
814 MILIAR!
Padahal tahun lalu hanya 517 miliar.
Mana masuk pos anggaran pendidikan lagi.
Dan ini diperuntukkan untuk 5-6 ribu orang praja..
Sayang banget menurut gw.
Duit 817 M itu bisa dipakai buat subsidi PTN-PTN di seluruh Indonesia.
Foto: Rakyat Merdeka dan Pos Jateng