Pertanyaan kecil untuk #Kapolri, Bapak Jenderal @ListyoSigitP: apa kontribusi dari institusi yang Bapak pimpin untuk usaha kita bersama mengembangkan ekonomi pariwisata kita? Mengapa kasus (“dugaan”) perkosaan yg menimpa wisatawan perempuan di #LabuanBajo justru mandek di tangan Polri? Sudah bbrp bulan persoalan ini diperbincangkan publik dan diangkat media, tp belum ada tindak lanjut dari institusi Bapak. @DivHumas_Polri@kompolnas_ri@KomnasPerempuan@infoLPSK@floresadotco
#TidakAdaPariwisataBerkelanjutanTanpaRuangAmanBagiPerempuan
Membangun pariwisata itu tidak cukup hanya dengan bangun infrastruktur fisik; tp jg infrastruktur “rasa aman” melalui profesionalisme dan kepastian penegakan hukum. Ini kisah sedih. Seorang perempuan wisatawan di #LabuanBajo mengalami pristiwa (“dugaan”) pemerkosaan. Proses penanganannya terhambat di kepolisian. @DivHumas_Polri@ListyoSigitP@kompolnas_ri@KomnasPerempuan
Sudah sempat mjd perhatian @KomnasPerempuan dan @infoLPSK, tp tak kunjung ada titik terang. 🙁
Saya Diperkosa Saat Berlibur di Labuan Bajo, Hingga Kini Masih Terus Mencari Keadilan
Seorang perempuan yang tiga tahun lalu diperkosa saat berlibur di Labuan Bajo mengisahkan perjuangannya mencari keadilan, di tengah sikap polisi yang mempersulit dan justru menyalahkannya. Kasus ini telah beberapa kali diulas Floresa.
https://t.co/D25SPSCNHs
Kembali Surati Mabes Polri, Pengacara Wisatawan Korban Dugaan Pemerkosaan di Labuan Bajo Berharap Polres Manggarai Barat Tindak Lanjuti Kasusnya
Dalam surat itu, tim kuasa hukum mengingatkan salah satu visi dan misi Kapolri @ListyoSigitP dalam fit and proper test adalah; “Jika saya terpilih menjadi Kapolri, tak ada lagi istilah hukum itu tajam ke bawah dan tumpul ke atas.”
Selengkapnya baca di sini: https://t.co/03q0f1JNIV
Polres Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur memilih bungkam terkait tindak lanjut penanganan kasus dugaan pemerkosaan wisatawan yang kini sedang menjadi sorotan dan didesak oleh korban untuk diusut kembali.
Floresa juga mendapat informasi bahwa Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak [PPA] – yang sebelumnya mengklaim kasus ini tidak bisa ditindaklanjuti – baru saja diganti.
https://t.co/2vKthVsunx
Wisatawan Diperkosa di Labuan Bajo, Polisi Bias Gender dan Hentikan Kasus
Selama tiga tahun, A berjuang tuntaskan kasus perkosaan yang dialaminya. Hidup dengan trauma, kondisi fisiknya mudah drop. Polisi justru menghentikan penyelidikan.
https://t.co/yA4FB1WFT7
Dalam kasus dugaan pemerkosaan di Labuan Bajo ini, lembaga negara @infoLPSK putuskan beri bantuan rehabilitasi psikologis kepada korban. Di sisi lain, polisi putuskan hentikan pengusutan kasusnya usai menyimpulkan keterangan dari pelaku.
https://t.co/9qNVz7dNpD
Terus mencari keadilan, korban kasus (dugaan) pemerkosaan di Labuan Bajo Flores mengungkap bgmn polisi menghalang2inya utk mengumpulkan alat bukti.
Simak liputan terbaru kami soal bgmn korban dihalang2i utk tes urine & soal dokumen hasil visum yg janggal.
https://t.co/vZoTY9ByBe
Mengerikan! #Polisi di Polres Manggarai Barat, NTT menghentikan proses hukum atas laporan korban pemerkosaan setelah mengambil kesaksian 2 pelaku dan teman2 mereka dan menyimpulkan bahwa kejadian itu bukan pemerkosaan.
Bahkan Kepala Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Manggarai Barat mengatakan baru2 ini bahwa, “dalam proses penyelidikan kami berdasarkan pengakuan dua pelaku itu, [hubungan intim] terjadi atas kemauan korban yang memaksa pelaku satu dan dua.”
Apakah boleh polisi menuduh perempuan yang adukan kasus pemerkosaan yang dialaminya sebagai pelaku? Apakah wajar polisi menyimpulkan suatu kasus hanya dengan mendengar kesaksian para pelaku dan teman2 mereka?
Bukankah hal2 spt itu butuh pembuktian dan karena itu penyelidikan kasus tidak boleh dihentikan?
Simak juga kejanggalan2 lainnya di berita @floresadotco ini:
https://t.co/jggx5MFLE5
Kami menjalankan tugas jurnalistik menelusuri kejanggalan penanganan kasus dugaan pemerkosaan di Labuan Bajo.
Ini liputan kami tentang tanggapan pihak polisi yg setelah dengar keterangan pelaku, menghentikan proses hukum. Apakah itu wajar? Baca di sini:
https://t.co/ESEG6dxOxm
Mungkin kita semua perlu beri perhatian utk kasus ini.
Korban perkosaan di Labuan Bajo thn 2020 mencari keadilan dgn bicara si Twiter krn Polisi menghentikan pengusutan kasusnya. @WhiteCocon67
Polisi bicara ke media bhw kasus dihentikan setelah mereka menyimpulkan keterangan pelaku.
[TWITTER DO YOUR MAGIC]
Ini adalah kisah yang saya alami sendiri saat berlibur ke Labuan Bajo sekitar 3 tahun lalu. Saya berharap para wisatawan, terutama perempuan agar berhati-hati dengan modus pem3rkos4an seperti yang saya alami. Jangan sampai ada korban selanjutnya!
Dengan perencanaan yang begitu rapi saya berkeyakinan bahwa saya bukanlah korban pertama kelompok pem3rk0sa ini. Saya berharap jangan ada lagi korban seperti saya!