🔴 Cette dame éthiopienne a travaillé pendant 30 ans au Liban comme femme de ménage, pour payer les frais des études de son fils
Trente ans plus tard, alors qu'elle rentre en Éthiopie, elle découvre que son fils est le commandant de bord de l'avion. ❤️
Wali Kota New York Zohran Mamdani meluncurkan supermarket milik pemerintah untuk membantu warga menghadapi tingginya biaya hidup.
Sumber: NYC Mayors Office
` #ZohranMamdani#NewYork#Cut
Amerika ' da 15 yaşındaki bir çocuk marketten ekmek çalarken yakalandı. Kaçmaya çalışırken bir de raf kırmış.
Cocuk tutuklanmış ve mahkemeye çıkartılmış.
Kararı vermeden önce hakim çocuğu da duymak ister.
Hakim: ′′ Neden çaldın? ′′
Çocuk: ′′ Ekmeğe ihtiyacım vardı. ′′
Hakim: ′′ Çalmak yerine ekmek alamadınız mı?"
Çocuk: ′′ Satın alacak param yoktu."
Hakim: ′′ Ailenden para isteyebilirdin. ′′
Çocuk: ′′ Evde sadece annem var. Annem hasta ve işsiz. Sırf bunun için biraz ekmek ve peynir çaldım."
Hakim: ′′ Sen küçüksün, normalde işin de yok. ′′
Çocuk: ′′ Yıkama üzerinde çalıştım. Bir hafta önce anneme hizmet etmek için izin aldım ve bu yüzden kovuldum. ′′
Hakim: ′′ Yardım isteyecek yeriniz ,kimseniz yok muydu? ′′
Çocuk: ′′ Her gün evden çıktığımda herhangi bir iş için eleman arayan en az elli adresle iletişime geçiyorum ama, başarısız. Sonunda hırsızlık yapmaya karar verdim. ′′
Çocuğun ifadesinin ardından hakim kararını açıkladı:
-" Çalmak, özellikle EKMEK çalmak çok utanç verici bir suçtur. Ve işte hepimiz bu suçtan sorumluyuz. Bu odadaki herkes ve ben de bu suçtan sorumluyum.
O zaman tüm mahkeme katılımcıları 10 $ ile ceza alacak. Siz her biriniz 10 $ gönderene kadar kimse mahkeme salonundan ayrılmayacak."
Hakim de 10 $ ' ını verdikten sonra aç çocuğu polise teslim eden markete de 1,000 $ para cezası verdi.
Kararı duyduktan sonra çocuk gözyaşlarını tutamadı ve ikinci karar okunurken hakimi görünce heyecanlandı.
Hakim gözyaşlarını saklamaya çalışarak, salonu terk etti. Hakimin son sözleri bunlardı:
-"Bir kişi EKMEK çalarken yakalanırsa, o cemaatin, toplumun, devletin tüm insanları utanmalıdır."
*Masyaa Allaah...*
Hanya Lulusan SMA, Ibu Hebat Ini Berhasil Mengantarkan 10 Anaknya Menjadi Dokter hingga Pecahkan Rekor MURI ❤️🥹.
Kisah Nafisah menjadi bukti bahwa pendidikan orang tua bukanlah batas untuk melahirkan generasi luar biasa. Meski hanya lulusan SMA, ia bersama sang suami berhasil membesarkan 12 anak dengan penuh kasih sayang.
Dari 12 anak tersebut, 10 berhasil menjadi dokter, sementara dua lainnya berkarier di bidang teknik kimia sebagai PNS dan desainer interior.
Seluruh anak yang menempuh pendidikan kedokteran berhasil diterima di perguruan tinggi negeri, sehingga biaya kuliah menjadi lebih terjangkau.
Mereka juga saling berbagi buku dan saling mendukung selama menempuh pendidikan.
Nafisah mengungkapkan bahwa rahasia mendidik anak-anaknya sangat sederhana. Ia tidak pernah menggunakan kekerasan, melainkan selalu berbicara dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Alhamdulillah
Pak Roy & BuTifa
Akhirnya di BEBASkan & Di TANGGUHkn Penahanan dng Surat Jaminan yg di ajukan Para Lawyer & Dari para TOKOH NASIONAL seperti :
- Prof. Din Syamsudin
- Pak Said Diddu
- Pak Jendral Ogroseno
- Pak Jendral Tyasno Sudarto
- Para Pensiunan TNI & POLRI
Gurita kepentingan di balik Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dibongkar ICW. Dari sampel 102 yayasan mitra, ditemukan afiliasi ngeri-ngeri sedap:
• 28 yayasan terafiliasi Parpol
• 18 Pebisnis Swasta
• 12 Birokrasi
• 9 Relawan Pilpres
Sisanya terhubung ke militer & eks koruptor. Ini program gizi atau bancakan politik?
Video : kompas tv
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
Pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw, menjadi topik pembicaraan di Amerika karena pernyataan yang dibuatnya saat konferensi pers, terkait dengan ibadah sholat Jum'at
Wartawan :
"Hari ini ada angin yang sangat kencang di negara bagian New Jersey, dan petugas keamanan menyarankan anggota delegasi untuk tidak keluar demi keselamatan kalian... mengapa Anda tetap keluar untuk menunaikan sholat...?"
Pape Thiaw :
"Apakah ada yang lebih penting daripada sholat? saya rasa itu bukan urusan Anda... kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin... kita datang ke sini untuk sebuah pertandingan hiburan, lantas kita lupa bahwa kita diciptakan untuk menyembah Allah...
Bahkan kalo final Piala Dunia FIFA digelar hari ini dan kami adalah salah satu tim finalisnya, kami tetap akan keluar untuk menunaikan sholat Jum'at, meski itu berarti kehilangan gelar juara...
Jangan ceramahi kami tentang ritual dan kewajiban agama kami..."
#PialaDunia