Buku Panduan Pengawasan Ketenagakerjaan dalam Pencegahan dan Penanganan Diskriminasi, Pelecehan dan Kekerasan Seksual di Tempat Kerja versi soft copy sudah bisa diunduh di: https://t.co/j6kwet3Fif
Semoga bermanfaat bagi rekan pengawas ketenagakerjaan, pekerja, dan perusahaan!
@msaid_didu Innalillah wainna ilaihi rojiun moga ditempatkan ditempat yg mulia di sisi Allah SWT dan yg ditinggal mendapatkan kesabaran insyaallah.. ๐คฒ๐คฒ
Sudah mengirim somasi ke nomor yang mengancam, saya lampirkan juga somasinya secara terbuka melalui twit ini, agar bisa dijadikan periksa oleh pihak terkait.
Silahkan bagi warganet yg mau menggunakan substansi somasinya bila mengalami situasi serupa. Bisa dikirim secara pribadi.
@Naufal_Aushaf@zanatul_91 Sampaikan penilaian Anda secara terbuka, biar Anda tidak jadi munafik juga, sama antara yang dikatakan di belakang dan di depan seseorang...
juli 2010.
Yusril Ihza Mahendra datang ke Mahkamah Konstitusi.
saat itu statusnya bukan sembarang warga negara.
ia baru ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam perkara Sisminbakum. Ia juga dicegah bepergian ke luar negeri.
tetapi yang ia bawa ke Mahkamah bukan soal apakah dirinya bersalah atau tidak. Ia membawa pertanyaan yang jauh lebih mendasar.
Inilah salah satu adegan paling brutal dalam sejarah manusia. Momen ketika tenda-tenda pengungsi dibom di Jalur Gaza selatan, di daerah Mawasi, Khan Yunis, menewaskan lebih dari 500 warga sipil. Sebuah video yang tidak boleh dilupakan dunia.
Trump Kaget, Mengapa Banyak Sekali Orang Iran Berduka Atas Kematian A. Khamenei?
Penulis, peneliti, dosen, Sameh Asker @sameh_asker menulis dalam b. Arab, mengomentari Trump, menarik sekali. Ini terjemahan bebasnya:
Breaking | Trump kepada Axios:
"Saya terkejut melihat orang-orang Iran menangis di pemakaman Khamenei. Saya sebelumnya mengira rakyat membencinya."
AS telah menekan sebagian besar negara di dunia agar tidak menghadiri pemakaman maupun menyampaikan belasungkawa. Namun, meski demikian, delegasi dari lebih dari 100 negara tetap hadir.
Banyaknya delegasi serta puluhan juta orang yang turun ke jalan menunjukkan melemahnya pengaruh Amerika di dunia, sementara masa depannya di Timur Tengah menjadi semakin tidak jelas.
Kematian Khamenei telah membentuk kembali Iran menjadi negara yang lebih kuat dan lebih tangguh dibanding sebelumnya, serta memicu "revolusi kedua" yang memperbarui semangat dan tujuan revolusi pertama.
Beberapa saat lalu di Al Mayadeen, saya mengatakan bahwa delegasi dari lebih dari 100 negara tidak hanya bersimpati kepada jasad atau sosok Khamenei, tetapi juga kepada proyek dan gagasan yang ia perjuangkan semasa hidupnya.
Proyek Khamenei adalah pembebasan Palestina serta pembelaan atas tanah, bangsa, dan agamanya terhadap proyek "Israel Raya" yang bersifat sektarian dan ekstrem.
Siapa pun yang meyakini proyek tersebut [melawan Israel] akan bersimpati kepadanya, baik menghadiri pemakaman maupun tidak.
Ketika masih hidup, Khamenei adalah manusia biasa yang memiliki kekurangan sebagaimana manusia lainnya. Namun, setelah dibunuh oleh Israel, ia tidak lagi terbatas pada sosok individu, melainkan menjadi sebuah simbol yang akan melahirkan ribuan orang yang bersemangat melanjutkan proyek kemanusiaannya melawan pendudukan dan kesewenang-wenangan.
Saat masih hidup, banyak warga Iran yang menentangnya dan berdemonstrasi di jalan-jalan. Namun setelah pembunuhan itu, semua pihak bersatu, ruang untuk kritik dan penolakan menyempit, dan terjadi lonjakan nasionalisme di Iran yang menghasilkan dua hal:
1. Memperkuat proyek perlawanan serta menyatukan rakyat Iran di belakang pemerintahan, sembari menyingkap pihak-pihak yang mengaku oposisi tetapi sebenarnya adalah pengkhianat dan agen Israel.
2. Mengembalikan persatuan nasional rakyat Iran, memperkuat kohesi sosial, serta mengurangi berbagai perbedaan kelas dan politik yang muncul akibat kesalahan pemerintah selama beberapa dekade terakhir.
[Note: Sameh Askar sendiri mengaku, ia seorang liberal & bukan pro Iran].
Trump pura-pura tidak tahu saja soal kecintaan rakyat Iran pada A. Khamenei.
Karena, Trump mengetahui bahwa sebenarnya demonstrasi-demonstrasi sebelumnya didukung oleh CIA dan Mossad, dan bukan merupakan gerakan mayoritas rakyat yang cukup besar untuk menjatuhkan pemerintahan.
Trump sendiri pernah mengakui mencoba memanfaatkan kelompok Kurdi dengan mengirimkan senjata kepada mereka. Namun, upaya itu gagal karena masyarakat Kurdi tidak memberikan dukungan yang diharapkan. Trump sebenarnya mengetahui rakyat Iran tidak bersimpati kepada AS, tetapi tetap berusaha memanfaatkan kelompok minoritas etnis dan agama untuk memicu pemberontakan, sebagaimana yang menurutnya sering dilakukan AS.
Jika seorang presiden sampai berkata, "Saya kira begitu, ternyata saya salah," maka patut dipertanyakan di mana para penasihatnya. Hal itu menunjukkan bahwa AS saat ini bukan lagi negara yang dapat dipercaya atau dihormati, sampai keadaan berubah.
MBG 1,2 Triliun per Hari, Cuma Nambah 1 Gram Protein di Piring
Februari kemarin, survei Badan Pusat Statistik mengklaim bahwa MBG sukses mengubah pola makan masyarakat menjadi lebih sehat dan mengurangi pengeluaran makanan rumah tangga.
Tapi, analisa kami dari data konsumsi per kapita di 5 daerah dengan SPPG terbanyak malah menyatakan sebaliknya.
Konsumsi protein masyarakat cenderung menurun dan pengeluaran makanan rumah tangga meningkat.
Kira-kira yang bener yang mana yaa? ๐ค
https://t.co/N1MuVtwvJR