WTS/want to saleโผ๏ธโผ๏ธ
CAT 4
๐DAY 1 (1 tiket) dijual
๐ต harga normal Rp1.385.000, -/tix
โ DIURUS SAMPE TIKET FISIK karna aku ikut nonton juga
๐๐ฝ Urgent gaes karna kondisi lg hamil jd gk bisa nonton bareng temenku ๐ญ๐ญ
#WTS#BLACKPINK_BORNPINK#BLACKPINK_WORLDTOUR#BLACKPINK
PLEASE NORMALISASI BUMIL BACA INIโผ๏ธ๐ค
ternyata ada amalan sederhana yang bisa bantu nenangin hati + jadi doa terbaik buat si kecil
buat yang lagi hamil, coba pelan-pelan diamalkan ya ๐๐ปโจ
JUJUR nggak kepikiran buat taruh kolam di samping tempat tidur waktu anak masih aktif gitu ๐ฅฒ
Jadi hemat banget, nggak perlu playpen atau tempat tidur bayi lagi, tinggal isi air kolam kalau anak mau main! ๐โโ๏ธ๐ญ
TERIMA KASIH NETIZEN, aku jadi tau kalau Wi-Fi di rumah bisa tetap hidup walaupun listrik lagi mati๐
gara-gara kalian aku baru tau Wi-Fi masih bisa hidup meski listrik padam ๐ญโจ๏ฟผ
Buat yang udah sering coba di kurangin deh main hpnya di atas kasur, lebih baik mencegah dari pada mengobati, makasih dokter tirta udah ngasih ilmunya ๐ฅ
Iseng lihat poster di RS pas lagi breakโฆ
TAPI KOK ISINYA KAYAK RAHASIA YANG SELAMA INI KITA NGGAK DIKASIH TAU ๐ญ
Masalah kulit kusam & jerawat ternyata ada cara yang jauh lebih simpelโฆ
Dan aku baru sadar sekarang ๐ญ
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
jujur dah konten kreator foodie yg ngejelasin sampe ke tutorial belinya gimana perlu diapresiasi dan ramein, krn berguna banget buat orang yg ga pernah beli itu makanan contohnya gue yg ga pernah ke aeon mall begini. sumpah helpfully bangettttttttttt
Kronologi awal kisah asmara pelaku (Reyhan) kepada (korban) fara mahasiswi UIN Suska Riau
1. Mereka pertama kenal pas satu posko KKN, walau mereka berasal dari universitas yang sama, sosok reyhan ini dinilai kawan2nya anak yang introvert, calm, dan nggak banyak bicara, sedangkan fara anak yang ceria, humanis, murah bergaul dengan siapa saja.
2. Karena dianggap sangat pendiam, dan introvert, susah berinteraksi dengan kawan satu Tim KKN, maka si fara ini ngajak si reyhan ini buat ngobrol agar program kerja KKN bisa berjalan dengan kompak dan hasil yang baik.
3. Berawal dari sana, mungkin karna belum pernah dapat perhatian dari cewek, reihan pun jadi baper dan merasa nyaman sama fara, padahal dia tau si fara ini ada cowoknya.
4. Pertengahan sampai akhir KKN mereka terlihat sangat akrab, dimana ada fara di situ ada reyhan, padahal niat fara dekat sama di reyhan ini murni sebatas rekan kerja satu posko KKN.
5. Obsesi reyhan untuk memiliki fara mulau terlihat sejak berakhirnya masa KKN, dimana dia sering nungguin fara usai kelas kuliah, dan sering mendatangi fara di setiap saat, hingga akhirnya fara bersikap tegas, minta reyhan untuk menjauhinya, karena merasa risih dan dia juga sudah memiliki pacar.
6. Di titik inilah reyhan mulai kehilangan akal sehatnya, terlihat seperti orang yang mengalami ganguan jiwa, hingga pada akhirnya terjadilah peristiwa P3mb4c*kan ini.
Sumber: ttk. Been
Karya ini terasa jauh lebih menghantam dibanding kebanyakan kampanye kesadaran tentang AI
Ini menjadi salah satu pengingat paling kuat tentang harga yg harus dibayar dari kebiasaan oversharing
Pikirkan dua kali sebelum mengubah hidup seseorang menjadi konten
SC brainhazards
๐๐๐ฉ๐๐๐ช๐๐ฌ ๐๐ ๐๐ก๐๐ ๐๐ฅ๐ข๐ช๐ก๐๐๐ฆ ๐ฃ๐ฎ๐ฟ๐ ๐ฎโผ๏ธ
Syaratnya masih sama :
RT + like postingan ini
Reply varian yang kamu pengen
Jgn lupa follow aku juga ๐ซฐ๐ป
Pastiin di domisili kalian ada outlet Amanda ya, biar gampang kirimnya ๐ซถ๐ป
Dapet perayaan kecil dr bapaa karna aku masuk eligible snbp, snack favoritku semua. Do'ain ya teman-teman semoga aku masuk kampus favorit dengan kipk soalnaa bapaa cuma tukang becakkk dan mama IRT. wish me luck... ๐