Gak kaget kalau kaum penyimpangan mau ngambil alih acara untuk korban 98 buat normalisasi lgbt.
Kita liat contoh nyata aja di AS:
1. Asosiasi psikologi yang awalnya mengidentifikasi lgbt sebagai penyimpangan malah dipaksa merubah
2. Tempat ibadah jadi pro lgbt
Dll
Nebeng sana sini harusnya kalian sadar gerakan kalian itu saking sepinya sampek semua gerakan di tunggangi padahal dari dulu kamisan ga ada hubungannya sama mok homok
@disapphicism ya emg merayu, maksud nya apa coba nyebut² "kami lesbian, kami gay, dll" kalo emg mau dukung mah dukung aja gausah di jadiin batu loncatan buat promosi...
Rest In Peace to the Martyrs of Fascism.
- Benito Amilcare Andrea Mussolini
- Oswald Mosley
- José Antonio Primo de Rivera
- Italo Balbo (world's happiest Fascist)
- D'Annunzio
- Francisco Franco (he was a sly devil but in the end he saved Spain from Communism & conceded to many Falangist demands)
- Otto Strasser
& many more
“Pro life” until it’s an immigrant
“Pro life” until it’s a woman
“Pro life” until it’s a homosexual
“Pro life” until it’s a trans person
“Pro life” until it’s a homeless person
LGBT itu Degenerasi moderen yg Destruktif bgt dampaknya kalo di biarin, emg ga bakal nular tapi nanti banyak generasi muda (terutama di Indonesia) yg mulai Self Diagnose mandiri orientasi seksualnya modal liat website DEI, Woke, dll.
Beban pergerakan banget nih eljijikbiti sampah, mulai dari women merch, aksi buruh, demo mahasiswa dan sekarang aksi kamisan. Muak banget semua hal harus selalu tentang mereka. Ngerusak point utama pergerakan, makanya lgbt itu harusnya jadi musuh bersama