Akar Kalender Sunda berasal dari Prasasti Sanghyang Tapak (1030 M)
Ditemukan di Sukabumi, prasasti ini tak hanya berisi aturan larangan merusak sungai dengan ancaman kutukan, tapi juga memuat hitungan astronomis & pedoman agraris masyarakat Sunda kuno.
Berasal dari bahasa Sanskreta dan masuk ke dalam bahasa Indonesia melalu bahasa Jawa Kuno, dari akar kata "kalpa" atau "klp" yang berarti "ingin", dan "taru", "wreksa" yang berarti "pohon".
Dictionary of Hindu Lore and Legend (ISBN 0-500-51088-1) by Anna Dhallapiccola.
Masyarakat di sekitar Candi Borobudur,Yogyakarta dan Jawa Tengah banyak menyebut pohon buah roda sebagai pohon Kalpataru.Sedangkan di India pohon kelapa dikenal dengan sinonim "kalpataru" karena menyediakan banyak kebutuhan manusia
Kalpavṛkṣa; , Kalpadruma, Kalpapāda,
Kalpataru atau kalpawreksa adalah pohon pengabul permintaan dalam mitologi Hindu-Buddha. Reliefnya banyak terpahat di candi-candi Mataram Kuno, baik yang bercorak Hindu seperti Prambanan maupun Buddha seperti Borobudur dan Mendut.