Kebayang saya yang mbaca berkali-kali buku tersebut, sejelek itu memang, seperti buku fiksi. Kalau buku fiksi dibantah, yang aneh yang mbantah. Masak mau mbantah kisah Sangkuriang?
Empat nyawa melayang dalam pelatihan yang seharusnya bertujuan meningkatkan kapasitas mengelola koperasi adalah kegagalan yg tidak bisa dinormalisasi. Jangan memanfaatkan banyaknya anak2 muda pengangguran yg mendaftar dan ingin bekerja, dg tdk menghargai nyawa mrk.
Yg dibutuhkan dlm mengelola koperasi adl kompetensi ekonomi, tata kelola, akuntansi, kewirausahaan, kepemimpinan, dan pemberdayaan masyarakat, bukan ketahanan fisik bergaya militer. Negara ini sedang mempertontonkan kekeliruan mendasar dlm memahami pembangunan kelembagaan. Dan nalar para perancang kebijakan ini mesti dievaluasi.
Jangan pula ntar seperti MBG ya, setelah terbukti kacau dan korup, ngajak-ngajak masyarakat luas untuk menanggung kesalahannya. Coba deh dibuka ke publik cetak biru KDMP ini, bagaimana studi kelayakannya, itung-itungannya, konsepnya, skema pendanaan dan tata kelola, indikator, analisis risikonya, dll.
“Ini salah kita semua.” ~ LBP
Heh, “kita”?? The inclusive “we”?
Harusnya “kami” dong, the exclusive “we”. Kan KALIAN yg salah, rakyat udah berusaha kasih-tau dari awal.
Enak aja bawa-bawa semua orang.
“Ini salah KAMI.” There, I fixed it for you, Opung.
Hadehhh
Pemerintah Orde Baru pernah mau intervensi Muktamar NU. Namun Gus Dur dan para ulama saat itu melawan.
Bagi Gus Dur, NU harus berpihak pada kepentingan umat, bukan penguasa.
Jadi ingat pas jadi third party di perusahaan, bawa kijang kapsul disinisin, diperiksa semua bagasi. Pas ganti mobil ke CRV gen 3 orangnya mau hormat langsung kasih masuk, wajahbya kecele pas saya pake seragam kontraktor 😂
Barusan terjadi, saya & keluarga mau makan ke RM di daerah Jogja, pas sampai depan RM hujan besar, kemudian kang parkir datang ngambilin payung, krn agak jauh ambilnya pas dia lagi otw bawa payung ke arah mobil saya, datanglah tamu lain pakai mobil mewah, apa yg terjadi? Kang parkirnya belok menuju tamu yg pakai mobil mewah 😅, kebetulan saya memang lagi pakai mobil LCGC, oke saya tunggu sampai selesai, muncul lah kang parkir ke 2 bawa payung juga tak kirain mau ke mobil saya, eh dia ke mobil mewah itu juga, saya sampai klakson, 2 kang parkir itu saling memandang dan kang parkir pertama nunjuk ke mobil saya, mungkin dia bilang “Kamu aja sana ngurus yg itu!”, dan tahu yg terjadi? Kang parkir kedua tetep bersikukuh mayungin tamu yg pakai mobil mewah itu, saya ketawa kecil, buka pintu dan lari hujan2an ke RM itu, sampai dalam saya cari manajernya, salah satu karyawan nganterin ke manajernya, komplainlah saya di sana, dia minta maaf dan janji akan ditindaklanjuti. Tapi saya dan keluarga jadi udah gak mood makan.
Saya sebenarnya gak masalah kalau gak mau mayungin, yg buat marah adalah diskriminasinya.
Semoga pihak RM memperbaiki layanannya.