@nugrahaWHY@RWWReborn Justru Bebas Aktif itu Bebas memilih partner yg benar² benefit dan Aktif tuk berkomitmen-kontribusi di dalamnya. Bukan malah Bebas dari segala bentuk aliansi & Aktif jd people pleaser tuk seluruh pihak tanpa membandingkan cost dan benefit bagi national interest.
@Ranosint Padahal aslinya bebas aktif itu bisa jadi acuan buat kita untuk bebas mengambil stance yang paling menguntungkan. Bukan malah Bebas dari segala bentuk pro partner dan Aktif menyenangkan seluruh pihak tanpa membandingkan cost dan benefit bagi national interest.
@Jatosint Yakk gimana min, bbrp akun lokal jg msh pada doyan bales/ribut sama akun Vietnam sama Filipina. Padahal sama2 warga satu kampung ASEAN.. harapannya bisa gotong royong pertahanan ASEAN, tp bbrp msh bermental pengen "si paling x" di kawasan xixixi
@anovaway@ImamqoriM17469@LembagaKERIS Lebih ke tdk mau ribet, costnya lbh "murah" tuk dihancurkan bagi skala militer/indhan AS, dan mereka "bisa" melakukannya. Walau ntah alasan sebenarnya benar2 stuck, terkena serangan, ataupun yg lain.
Scr tdk lgsg juga menunjukkan komitmen dlm menyelamatkan nyawa personel.
@Y_D_Y_P Buka tikar dulu... tiada hari tanpa "gelut" warga kampung ASEAN di platform ini. Satu kritik lgsg ass²an, yg satu lgsg defensif-agresif. Percuma rasanya bbrp "warga" mengangkat gotong royong pertahanan ASEAN, sementara yg lain... melestarikan mental "buat ketar-ketir tetangga"
@affan_arifin@perancankapal Betul, disamping jg jarang dokumentasi pada kala itu tuk squad non-SOF/Elite yg kelihatan 'menenteng' AT. Akhirnya terpending bbrp, sblm endingnya C90/Instalaza jadi standar AT tuk game mereka.. yg sampe saat ini ntah msh WIP atau sdh di abandoned.
@annadashzvezda@DefTechDudes Memang bukan ancaman, lebih ke "potensi" ancaman/rival atau bahasa "fancy diplomasi" lainnya. Syukur kalau "bisa" diselesaikan di meja, syukur juga "bisa" menyiapkan "postur" di balik maupun di atas meja.
Overestimate is bad, underestimate lead your dead.
@GusSuranto@LembagaKERIS 1. Harapannya "tidak" dengan siapa². Idealnya "bisa" dengan siapa saja
2. Sebab postur pertahanan proposional flexible dapat menjadi kekuatan alat tawar/efek gentar (diplomasi). Flexible pula menjadi daya "pukul" layaknya tombak dan daya "tahan" layaknya tembok.
Smg dpt menjwb