“I CAN FIX HER!”
No! No, no, no! 😭
Jangan punya pikiran kaya gitu, dan jangan mau punya pasangan yang berpikir kayak gitu.
Karena apa?
1. Jangan mulai sebuah hubungan di mana salah satu dari kita masih berharap orang lain bisa “memperbaiki” luka yang sebenarnya harus kita selesaikan sendiri.
2. Jangan juga jadi beban buat pasangan. Ga kasian kah sama dia yang harusnya berhak dapetin ketenangan dan nyaman, malah jadi cape karena harus sembuhin luka kamu melulu?
3. Jangan juga mau terbebani dengan pikiran “Kasian ya dia harus ngadepin aku yang masih penuh trauma.”
You don’t want and you don’t need that kind of relationship
Kalau kamu tahu masih ada kesempatan buat mengubah hidup kamu jadi lebih baik, do it first.
Sembuhin apa yang memang harus kamu sembuhin. Beresin apa yang bisa kamu beresin. Belajar berdamai sama masa lalu kamu.
Bukan berarti kamu harus jadi manusia yang 100% healed dulu baru boleh dicintai.
Enggak ya.
Tapi at least, jangan datang ke seseorang dengan harapan:
“Nanti dia yang nyembuhin aku.”
Karena ketika kamu mulai berharap pasanganmu jadi tempat kamu “sembuh”, kamu juga mulai ngasih dia tanggung jawab atas luka yang bukan dia penyebabnya.
Dan kalau ekspektasi itu ga terpenuhi gimana?
Yang tadinya mau sembuh, malah jadi luka baru.
So before you look for someone to love you,
learn how to take responsibility for your own healing first.
Bukan supaya kamu jadi “sempurna” sebelum dicintai.
Tapi supaya ketika seseorang datang, kalian bisa saling menemani, bukan saling menyelamatkan.
gua ga nyari pasangan yg perfect, karena gua pun jauh dari kata itu
gua cuma pengen ada satu orang yg tetep milih gua even gua ga lagi di versi terbaik dari diri gua.
@lvttel mungkin dulu sering posting karena yang post mantan nya itu sendiri. kalau yang jarang, itu pure dari hati dan inisiatif si cowo nya sendiri. (MUNGKIN YA)
@Madariyanhadi serius aku pernah begini selama 2 tahun buat brand orang. Akhirnya cape dan mikir “mending palugada buat gue sendiri”
sekarang kalau cari kerja untuk orang, pili yang specifik job desc nya :)
Hai hai teman cenblu kuu
aku join lagi jadi cenblu by accident (lupa unsubscribe), tapi biar ga sia-sia ya 85rb ku, aku kepikiran untuk mau mulai rajin nulis di X lagi 😭
Topiknya random tapi mostly seputar relationship, self-growth, healing, random thoughts, dan hal-hal yang aku pelajari dari pengalaman hidup sendiri.
Jadi kalau kalian nemu post-ku:
♡ kalau relate, boleh reply
♡ kalau suka, boleh like
♡ kalau menurut kalian orang lain perlu baca, boleh repost
Karena jujur aku lebih excited baca cerita kalian daripada cuma lihat angka likes. 😭
So, let's make my X account a place where we can think, overshare a little, and learn something from each other. ♡
Pernah! masih kebayang dan keinget sampai sekarang.
Mimpinya 4 hari yang lalu.
Ceritanya aku lagi di bangunan kaya kost-kostan, bareng temen SMA (cewek semua), kita kaya lagi ada project. Terus kita masuk ke salah satu kamar, di situ banyakkk banget lukisan, gambar dan tulisan di dinding. Tulisannya kaya aksara jawa, arab, terus gambarnya kaya gambar kuno gitu.
Setelah itu kita kita ke pinggir sungai, kita naik perahu kayu kecil, di dayung manual. Langitnya gelap kay lagi subuh. Kita dapet cahaya selama mendayung dari cara lampu obor yang ada di sepanjang sungai.
Sampai akhirnya tiba tiba kita lewatin bunga tujuh rupa di sepanjang aliran sungai. Kita minggir karena bunganya tuh penuhin sungai. waktu kita minggir ke pinggiran, kita duduk dulu di sebuah gubuk yang disitu ada bapak bapak tua lagi bakar bunga yang dia ambil dari sungai. Lucunya, wangi bunga di situ ke cium bgt (masih berasa wanginya gimana).
Bapak bapak itu bakar bunga, lalu bunganya diperas dan airnya ditampung ke dalam gelas kecil.
abis itu kita diajak ke ruangan yang di situ ada bapak bapak tua yang tampilannya kaya dukun.
gelas kecil berisi air dari bunga tadi dibawa dan dikasih ke ‘dukun’ itu. tiba-tiba dia minta ditaburin bubuk warna cokelat dibatas badan dia dan aku.
Terus tiba tiba muncul kertas dari atas berisi tulisan aksara arab. Gue takut karena di situ temen gue kesurupan. Kertasnya tiba-tiba berubah jadi lusuh, dan ‘dukun’ nya bilang “kamu harus bermalas-malasan selama 3 hari”.
Setelah itu gue bangun dengan perasaan “njir gua lagi ambis kok disuruh males-malesan”
@Niz__AD iyaa, belajar dari sosmed lainnya berutama dari META dan IG, mereka aja juga sama kok, trial dan error-nya banyak bgtttt..
Cuma yang namanya X kan bisnis ya, pasti ujungnya gimana caranya biar fitur monet ini yang sebelumnya pakai konsep “bakar uang” jadi bikin “untung”
Beberapa hari ini brainstorming sendiri buat nentuin niche, tapi gak nemu-nemu. 😭
Nunggu ada akun wide range topic yang bisa lulus review dulu kali ya.