Menikah dan membangun kehidupan rumah tangga bukan tentang 'aku' atau 'kamu' dan 'orang tuaku' atau 'orang tuamu.
Tapi tentang 'kita' dan 'orang tua kita'
Jangan hanya mau dengan anaknya tapi tidak dengan orang tuanya.
Ketika dipertemukan dengan yg siap, disia-siakan. Tp ketika dipertemukan dengan yg hanya main2 saja langsung pukul rata "semua laki2 itu sama"
Serius tanya.
Sebenarnya, perempuan maunya gimana?
Apakah laki2 yg tidak memiliki privileged khusus memang selalu gagal dalam "asmara" ?
Terkadang kita diiming-imingi dengan harapan diri sendiri yang terlalu tinggi.
Dimana ketika nanti realitanya tidak sesuai dengan yang diharapkan, kita selalu merasa menjadi korban atas kekecewaan yang dibuat sendiri.