Ibunda saya, Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, alhamdulillah sehat, sedang mengaji.
Mohon doanya agar beliau panjang umur, sehat, dalam kehidupan penuh berkah.
Bismillah, saya mau menunaikan janji untuk cerita pengalaman saya mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan dlm rangka peralihan pegawai KPK menjadi pegawai ASN.
Sebuah utas.
Ijazah KH Sya'roni Ahmadi Kudus ~ utas
KH Sya’roni Ahmadi Kudus Hafizhahullah memberikan beberapa ijazah, yakni ijazah doa ketenangan hati, ijazah doa agar diberi rizki yang luas, ijazah doa kerukunan keluarga, dan ijazah doa saat menghadapi kesulitan.
✍🏽Suryono Zakka
@Innayaputri72 Mbok jangan nyalahkan Habib. Ketahui dulu Ust Maher sakit apa. Semua usia sudah digariskan. Jangan nyalahin siapa siapa. https://t.co/eNEzVdDsIY
Agar publik waspada : satu lagi rumah keluarga saya dijarah komplotan pencuri sertifikat rumah. Tahu2 sertifikat rumah milik Ibu saya telah beralih nama di BPN padahal tidak ada AJB, tidak ada transaksi bahkan tidak ada pertemuan apapun dgn Ibu saya.
Ada yang juga bertanya terkait perbedaan hasil tes rapid antigen yang berbeda dengan PCR.
Untungnya relawan Pandemic Talks sudah menyusun Ringkasan Interpretasi Hasil Tes COVID-19 berikut
Pada orang yang bergejala:
Beberapa hari lalu, saya dan sejumlah teman jurnalis menelepon 27 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jogja. Kami bertanya apakah masih ada tempat tidur perawatan pasien Covid-19 yang kosong. Inilah jawaban para petugas rumah sakit itu...
Pandemic Control Pyramid:
Step 1: Clear public messaging
Step 2: Public compliance with precautions
Step 3: Ubiquitous tests/isolate
Step 4: Treatments/Vaccines
Taiwan/HK/Vietnam prove that the pandemic can be crushed with the first three steps
Even without a vaccine
Bukan rahasia bukan sihir, strategi penanganan pandemi Wuhan:
1) Strict lockdown (lockdown ketat)
2) Serius wajibkan pakai masker
3) Testing agresif - bisa sampai 1 juta per minggu
4) Tracing yg sangat teliti / detail
Banyak negara lain yg sukses dgn strategi ini 😉
Saya memperkirakan situasi pandemi #COVID19 di Indonesia pd 2021 tak banyak berbeda dengan 2020.
Masyarakat tak disiplin, testing/tracing pemerintah tdk serius, penegakan aturan tak jelas, data berantakan, vaksinasi butuh waktu.
Jaga diri & keluarga. Kita hadapi ini bersama.
Menyimak konpers Kemenkopolhukam, jadi ingat turun ke jalan tahun 2010-2011 dengan tagar #IndonesiaTanpaFPI karena FPi berkali2 melakukan aksi kekerasan.
"Back to basics" - Investing in core pillars of outbreak response for #COVID19:
1. Surveillance & contact tracing
2. Testing
3. Case management
4. Infection prevention & control
5. Epi analytics
6. Logistics
7. Risk communication
8. Community engagement
https://t.co/tDkQbXaHhm
Alhamdulillah ibu saya sudah pulang dari perawatan 15 hari krn #COVID19; 6 diantaranya di ICU. Sungguh masa yg berat utk beliau & kami sekeluarga.
Beliau ditengarai tertular dari temannya yg tak pakai masker, yg saat diingatkan dgn ringan berkata, "Di sini tidak ada Corona".