hanya saja aku sekarang sadar satu hal "jika benar aku penting bagimu, kamu tidak akan membuatku mengemis kebahagiaan darimu". aku hanya lelah terus-terusan menyakiti diriku sendiri untuk tetap menunggu menyakinkan dirimu bahwa aku tidak berjuang sendirian.
tidak akan kupaksakan lagi kabarmu, perhatianmu, kasih sayangmu bahkan cinta darimu. aku hanya memberimu ruang supaya kamu dapat menentukan sepenting apa aku? sebagai apa aku di-hidupmu? siapa aku di-hatimu? jika kamu tanya mengapa aku berubah jawaban-nya "tidak"
Sudah berusaha sebaik mungkin, tidak pernah sekalipun diperjuangkan. Bismillah waktunya untuk memperbaiki diri dengan tidak memaksakan kehendak orang lain.. Akuhebat, akuantasbahagia, tetapjadiorangbaik.
ada satu kalimat yg buat aku berpikir keras, kira-kira kayak gini "kamu tau rasanya di peluk erat sambil ditusuk?"
tbtb aku mikir, mungkin semua orang pernah ngerasain hal seperti ini, mengenggam yg seharusnya tidak di genggam, mempertahankan yg seharusnya tidak di pertahankan.
Mau sekuat apapun, mau semandiri apapun seseorang, pasti juga butuh sosok yg selalu ada di sampingnya. Butuh pundak untuknya bersandar merehatkan fikiran. Juga butuh telinga untuk keluhnya didengar. Dan butuh sedikit pelukan yg menenangkan. Just need someone as a support system.
ada yg depresi, setiap hari menangis dan ga bisa ngapa-ngapain. ada juga yg depresi, tp masih bisa terus beraktivitas dan keliatan ceria. intinya, kamu ga pernah mengetahui cerita orang sepenuhnya. be kind for everyone, u know nothing about them, be kind always.