Bertumpah darah yang satu, berbangsa yang satu, dan menjunjung bahasa persatuan. Ini bukan sekadar kiasan. Satu Indonesia, milik kita bersama, bukan cuma milik tuan dan nyonya yang konon katanya mewakili rakyat, tapi entah rakyat yang mana. Selamat Hari Sumpah Pemuda, Kawan-kawan