Ini jadi ingat momen waktu itu. Gosipnya gk jadi masalah, karena hanya gosip. Ada momen lain yg momentumnya tertunda akibat efek internal yg tdk disadari dari gosip ini. Dan menyesali sesuatu yg terjadi waktu itu. Bahkan sampai sekarang.
Klo mentemen mampir ke bangsal hemodialisis, sedih banget emg krn yg muda2 udh pd cuci darah
Ini g cuma mi instan, makanan UPF lain macam nuget, sosis, odeng, seblak, cabe bubuk2an, dll jg ngaruh krn natriumnya ya ampun 😭
Trus jarang minum, males olahraga, begadang mulu, gmn ya 😭😭😭
Jadi ini tidak tentang hanya efforrt, privilege, fisik, finansial. Ada proses “chemical signal” yg kompleks.
Ini mungkin bisa menjawab kenapa tak semua proses pdkt itu berhasil ke jenjang selanjutnya. 😭
Seleksi itu sudah ada bahkan sejak level sel.
Menarik!
Penelitian menunjukkan 𝘀𝗽𝗲𝗿𝗺𝗮 𝘁𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗕𝗨𝗞𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗺𝗲𝗺𝗯𝘂𝗮𝗵𝗶 𝘀𝗲𝗹 𝘁𝗲𝗹𝘂𝗿 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗼𝘃𝘂𝗺.
Menurut studi tersebut, sel telur manusia aktif “memilih” sperma yang paling cocok secara genetik, bukan hanya yang paling cepat.
Mekanisme sederhananya adalah ovum pada wanita juga mengeluarkan zat-zat kimia untuk menarik sperma yang “dipilih” untuk pembuahan, melalui cairan folikel-nya. Zat kimia ini berfungsi seperti “jejak aroma” yang menarik sperma ke arah sel telur.
Dengan kata lain, 𝘀𝗲𝗹 𝘁𝗲𝗹𝘂𝗿 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗺𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗶 𝗽𝗿𝗲𝗳𝗲𝗿𝗲𝗻𝘀𝗶 𝘀𝗲𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗲𝗻𝗮𝗶 𝘀𝗽𝗲𝗿𝗺𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝘂𝗿𝘂𝘁𝗻𝘆𝗮 𝘁𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸.
Proses ini disebut “cryptic female choice,” yang artinya, sel telur memiliki mekanisme sendiri untuk memilih sperma yang paling kompatibel secara molekuler/genetik, sehingga meningkatkan peluang keberhasilan kehamilan dan kesehatan keturunan.
Yang menarik pada penelitian ini adalah cairan folikel dari satu wanita ternyata lebih kuat menarik sperma dari pria tertentu, sementara cairan dari wanita lain lebih kuat menarik sperma pria yang berbeda. Ini terjadi secara konsisten dan tidak selalu mengikuti pilihan pasangan yang sudah ditentukan sebelumnya.
Jadi, pembuahan itu ternyata bukan sekadar “siapa yang lebih cepat maka dia yang menang”, melainkan proses seleksi kimiawi yang kompleks di mana sel telur juga ikut berperan aktif.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Fitzpatrick (2020). Chemical signals from eggs facilitate cryptic female choice in humans