@Tiyang_Ndusun Polisi mendapat laporan 1 org sj lsg ditanggapi, ini 1 org dilaprkan banyak org ke pencipta org itu, bgm logika sang pencipta org itu..? Masya Allah buru2 tobat pak, sblm sang penciptamu marah besar.. kita mah nggak mah nggak seujung kuku dihadapanNya..!!
Alhamdulillah
Pak Roy & BuTifa
Akhirnya di BEBASkan & Di TANGGUHkn Penahanan dng Surat Jaminan yg di ajukan Para Lawyer & Dari para TOKOH NASIONAL seperti :
- Prof. Din Syamsudin
- Pak Said Diddu
- Pak Jendral Ogroseno
- Pak Jendral Tyasno Sudarto
- Para Pensiunan TNI & POLRI
Beliau bukan presiden, tapi wibawanya melebihi seorang presiden...
Dihargai karena berintegritas
Dibenci karena berprestasi
Ditakuti karena berani, bayangkan, saat calon pemimpin lain merangkul oligarki, orang itu malah membatalkan izin 13 pulau reklamasi..
Dia adalah Anies Baswedan!
BERSUARALAH, JANGAN DIAM ‼️
10.000 Tahanan Palestina Jelang Dieksekusi
Mereka dlm Ancaman Eksekusi Setelah 90hr. Ini Bukan Sekedar Angka, Ini Adalah Nyawa Manusia, Keluarga, Dan Masa Depan yg Terancam Hilang.
Diam Adalah Bentuk Persetujuan, Bersuara Adalah Bentuk Perlawanan...
Satu umat, satu luka.
Apa yang terjadi di belahan dunia lain, tetap terasa sampai ke hati kita. Karena pada akhirnya, kita terikat bukan hanya oleh batas wilayah, tapi oleh iman dan kemanusiaan.
Semoga persatuan selalu lebih kuat daripada perpecahan.
One ummah one body!
Wallahu Ta’ala A’lam
Sc: kanalkeagamaan
Orang G@blok emang pasti nyari alasan buat nyerang..
Sehat² selalu ya pak JK..
Jusuf Kalla: Selama 75 tahun Haji Kalla Berdiri, Tidak Pernah Terlambat Bayar Kredit
Jusuf Kalla menjelaskan soal kredit sebesar Rp30 triliun di Bank Himbara (bank BUMN). Menurut dia, kredit hingga 30 triliun di bank himbara itu artinya dia dipercaya. Karena perbankan tidak sembarang memberi kredit hingga Rp30 triliun.
“Saya cuma 30 T. Sementara konglomerat lainnya bisa lebih 100 T. Kenapa saya yang diserang. Selama 75 tahun perusahaan Haji Kalla, tidak pernah terlambat bayar kredit walaupun satu hari. Coba tanya ke bank-bank itu...”
“Justru dari kredit 30 Triliun, tiap tahun saya bayar bunga 3 Triliun sebagai pemasukan, keuntungan ke Bank...”
“Tidak ada kaitannya sama uang negara. yang saya pinjam adalah uang rakyat, uang nasabah yang dibisniskan bank lewat kredit. Untuk apa saya pakai uang Rp30 Triliun itu ? Untuk pembangunan, saya bangun PLTU di Sulawesi dan Sumatera, bantu pemerintah sediakan listrik ke rakyat...”
“Okelah sekarang kalian mau menjatuhkan saya lewat kredit, saya kembalikan semua uangnya, saya tutup kreditnya, saya hentikan PLTU. Sumatera dan Sulawesi gelap”. Jadi jangan macam-macam, jatuhkan saya lewat kredit itu”
Kredit saya paling besar untuk investasi green energi, hampir 1.500 Mega watt, yang lainnya hanya 25 Mega, 10 Mega, sudah bangga. Saya bangga bisa menerangi Nusantara, bisa menjadi cahaya bagi rakyat. Bisa memberi pendapatan kepada bank lewat bunga 3 T per tahun.”
“Terpentingnya, di semua PLTU yang saya bangun tidak ada orang asing yang bekerja. Hanya satu, konsultannya, itu dari Kanada, tugasnya hanya datang ke Indonesia beberapa hari lakukan penilaian standar global..”
“Apa yang saya lakukan, semua untuk rakyat, untuk menerangi rakyat. Kasih tau semua para Termul-Termul itu...”.
~ha
Mas Roy, @KRMTRoySuryo2
Tinggal kita berdua sekarang berdiri di garis ini.
Bukan karena yang lain tidak peduli, tapi karena tidak semua kuat menahan beban yang sama.
Ancaman semakin nyata.
Tekanan datang dari segala arah.
Menghimpit hingga terasa habis nafas.
Kadang bukan hanya tentang apa yang kita hadapi di luar, tapi juga pergulatan di dalam diri, lelah, ragu, bahkan rasa sepi yang tak terjelaskan.
Tapi kita tahu satu hal yang tidak boleh runtuh:
kebenaran itu sendiri.
Perjalanan ini tidak pernah mudah.
Dan mungkin memang bukan untuk semua orang.
Hanya untuk mereka yang bersedia tetap berdiri, bahkan ketika banyak orang memilih berpaling dan meninggalkan medan ini.
Kalau hari ini terasa semakin berat, itu bukan tanda kita harus berhenti.
Itu tanda bahwa apa yang kita buka, semakin dekat ke inti.
Mas Roy,
kalau suatu saat langkah terasa goyah, ingatlah,
kita tidak pernah benar-benar berdua.
Ada sejarah yang mencatat,
ada nurani yang menyaksikan,
dan Gusti Allah boten nate sare.
Selama niat ini lurus,
selama kita tidak menjual kebenaran,
maka kita tidak sedang dibuat kalah,
kita sedang ditempa.
Dan bila harus berjalan sampai ujung,
maka biarlah kita dikenal bukan karena kemenangan,
tetapi karena kita tidak pernah mundur.
Karena pada akhirnya,
kebenaran tidak butuh banyak orang.
Ia hanya butuh sedikit tetapi yang tidak menyerah.
Dan semoga yang sedikit itu kita.
Rwanda telah bertransformasi total dari negara konflik menjadi salah satu negara teraman, terbersih, dan tercepat pertumbuhannya di Afrika. Dikenal sebagai "Singapuranya Afrika", Rwanda kini menonjol dalam tata kota modern, partisipasi politik perempuan tertinggi di dunia (>60%), dan kebijakan ramah lingkungan yang ketat.
Dan semua itu karena kepemimpinan dan bersih.
Indonesia?
Setelah Presiden Putin, sekarang giliran Presiden Kim Jongun yang secara tegas akan menghukum para pelaku yang menghina Rasulullah SAW.
Salut...!!! 🫡
Padahal keduanya bukan pemimpin yang beragama Islam.
Menyuarakan tentang Palestina lewat lisan dan tulisan. Semoga yg sedikit ini dapat menjadi hujjah kita kelak di hadapan Allah Ta'ala, bahwa kita berpihak pada rakyat Palestina, bukan malah bersekutu dengan pelaku genosida dan negara pendukung utamanya. Wallahul musta'an