Ketika mengetahui kabar akan ada mahasiswa Trisakti yg akan demo.
Semalam hingga pukul 00.00 lebih,
Teddy Indra Wijaya diketahui mengadakan pertemuan di depan kantor seskab dengan Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules.
Di sisi lain, Hercules sebelumnya pernah menyatakan, bahwa jika ada pihak yg mengganggu pemerintahan Prabowo, maka akan berhadapan dengan GRIB.
Mereka bukan cuma punya serdadu aparat, tetapi juga memelihara preman.
Sekuat apa mereka melawan rakyat??
ccthread:alfianzhy
"seskab teddy mengatakan ada pengamat yg tidak kompeten, tidak pada bidangnya"
"memangnya menteri-mentri di kabinet pada bidangnya? memangnya anggota DPR banyak yg punya ijazah?"
duarrr 🔥
awokawok ngamuk dia, tiba-tiba bahas etika
virdian: "oke kita anggap bundaran HI bukan tempat demo. sama seperti dapur MBG & kopmer bukan tempatnya polisi dan juga tentara"
puas bgt liatnya kena skakmat terus 😂
Kalo narsum 3 org sejenis & dr kubu yg sama semua, dgn host yg punya track record bias ke kelompok yg sama, itu namanya bukan diskusi, tapi product marketing. Pelakunya biasanya disebut sales.
kalo udah ngeliat mahasiswa ui, ugm, itb dan univ-univ lain yang udah demo tuh harusnya mikir kaya “wah univ-univ ternama indo turun kejalan, wah mahasiswa-mahasiswa yang berpendidikan demo, udah pasti ada yang salah nih” harusnya mikir gitu. bukannya malah ngeboikot univnya 🤦♀️
Konsep “demo tapi mendukung” saja sudah aneh.
“Tapi kan, Bang, ada demo dukung Palestina?”
Jadi gini, dek.
Gerakan dukungan itu tetap masuk akal kalau arahnya membela pihak yang tertindas atau menekan pihak yang punya kuasa.
Demo dukung Palestina, misalnya, bukan membela kekuasaan.
Itu bentuk solidaritas kepada korban dan tekanan moral kepada negara/lembaga internasional.
Nah, ketika ada yang turun ke jalan untuk membela pemerintah yang sedang berkuasa, apalagi di saat pemerintah itu sedang dikritik...
monyet bodoh yang baru lahir saja tahu kalau itu bukan gerakan murni, tapi bagian dari upaya mengamankan narasi kekuasaan.
Gurita kepentingan di balik Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dibongkar ICW. Dari sampel 102 yayasan mitra, ditemukan afiliasi ngeri-ngeri sedap:
• 28 yayasan terafiliasi Parpol
• 18 Pebisnis Swasta
• 12 Birokrasi
• 9 Relawan Pilpres
Sisanya terhubung ke militer & eks koruptor. Ini program gizi atau bancakan politik?
Video : kompas tv
🚨 UPDATE: Pihak UNAS menegaskan nama kampus dicatut. Tidak ada BEM di kampus tersebut karena sudah dibekukan sejak 14 tahun lalu.
Orang ini lagi dicari sama kampusnya.
Halo, Ardin Julkifli, dimana dirimu berada sekarang? 👋🏻🤔😜 #demo#IndonesiaGelap