Salah satu penyebab kekecewaan terbesar dalam hidup adalah terlalu berharap dan bergantung pada manusia. Manusia itu lemah dan punya keterbatasan. Letakkan harapanmu hanya kepada Allah, karena Dia tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya.
"Mungkin saat ini aku belum bisa memberikan kemewahan. Namun, selama raga ini mampu bergerak, aku pastikan kamu tidak akan kekurangan rasa tanggung jawab dan usaha terbaikku. Terima kasih sudah mau bersabar menemani prosesku." ๐ฅฐโค๏ธ
5 tahun bayar KPR tepat waktu. Gak pernah telat 1 hari.
Tiap bulan transfer 4,2jt. Udah 60x. Total 252jt melayang.
Gw kira pokok hutang gw tinggal dikit.
Pas cek SLIK OJK: hutang pokok masih 680jt dari 800jt. Anjir... kemana 252jt gw?
Malam itu gw gak bisa tidur. Ngerasa ketipu 5 tahun.
Terus gw chat temen yg kerja di bank. "Bang, ini bener gak sih?"
Dia kirim screenshot + jelasin 1 istilah: "Anuitas".
Disitu gw baru ngeh kenapa gaji gw abis buat bunga doang.
Jadi gini sistem KPR :
Tahun 1-5 itu "masa bunga". Bank nagih bunganya dulu semua di depan.
Contoh KPR 800jt bunga 8%: Bulan 1 โ Angsuran 4,2jt = Bunga 5,3jt + Pokok -1,1jt. Minus kan?
Makanya hutang lo malah naik dikit bulan pertama. Gila gak?
Bank gak salah. Itu namanya "sistem anuitas". Udah standar BI.
Logikanya: bank mau balik modal + untung dulu di awal. Risikonya kan mereka tanggung 15-20 tahun.
Jadi tahun 1-10 itu lo kerja buat bank. Tahun 11-20 baru kerja buat diri lo sendiri.
Pantes pas tahun ke-5 gw cek, pokok cuma turun 120jt dari 800jt.
120jt : 60 bulan = 2jt/bulan.
Artinya dari 4,2jt yg gw bayar, cuma 2jt yg "ngurangin rumah". Sisanya 2,2jt = sewa duit ke bank.
Ngontrak ke bank 2,2jt/bulan selama 5 tahun. Sakit
Terus temen bank gw bisik: "Ada 2 jurus biar pokok cepet lunas met"
Jurus 1: Bayar lebih + bilang "untuk pokok"
Kalo ada THR/bonus 10jt, jangan masukin ke angsuran biasa. Bilang ke bank: "Buat bayar pokok".
10jt itu langsung ngurangin 800jt jadi 790jt. Bunga bulan depan otomatis turun.
Jurus 2: KPR 15 tahun, bayar kayak 10 tahun
Angsuran 15 tahun = 4,2jt. Angsuran 10 tahun = 5,6jt. Solusinya: ambil 15 tahun biar ACC, tapi tiap bulan transfer 5,6jt + tulis "untuk pokok".
Hasilnya? Lunas 10 tahun. Hemat bunga 200jt+. Bank gak bisa nolak.
Kesalahan paling fatal: lunasin KPR pake uang tabungan abis.
Ada penalti 2-5% kalo pelunasan dipercepat. KPR 800jt = kena 16-40jt.
Mending jurus no 6 + 7. Pelan-pelan tapi pasti. Gak kena penalti.
Jadi yg salah bukan lo. Lo emang rajin bayar.
Yg salah = gak ada yg ngajarin "aturan main KPR" pas akad. Marketing cuma bilang "bunga 8% ringan pak".
Padahal yg ringan itu angsurannya. Ngurangin pokoknya yg berat.
Intinya gini :
Bayar KPR tepat waktu = lo warga negara baik.
Tapi bayar KPR + ngerti anuitas = lo yg menang.
Gaji abis buat bunga itu real. Tapi bisa diakalin pake jurus "bayar lebih buat pokok".
Save thread ini. Cek SLIK lo sekarang.
cc : limjays_
๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญYth. Bapak Presiden @prabowo@Gerindra mohon dengan sangat, hentikan penambangan di Raja Ampat ini
Salam hormat ๐๐๐
"Dungu to the bone"
By Tere Liye
Saya terus-terang muak melihat komen-komen begini. Banget.
Nah, biar kita sama-sama pintar, izinkan saya jelaskan:
1. Per November 2024, ada 375.000 rekening bank dengan saldo 1-2 milyar. Lantas, ada 220.000 rekening bank saldo 2-5 milyar, dan ada 142.000 rekening saldo 5 milyar lebih. Total jenderal, ada 737.000 rekening bank dengan saldo di atas 1 milyar. Data ini valid, dari LPS, langsung lihat saldo setiap rekening.
2. Artinya apa? Di Indonesia itu, dengan penduduk 281 juta, memang ada orang-orang kaya dengan rekening bank di atas 1 milyar. Dan diluar rekening bank ini, setidaknya ada 1,5 juta keluarga (dengan anggota keluarga = 5 juta lebih) dengan aset milyaran (rumah, kebun, bisnis, dll). Keluarga-keluarga yang penghasilannya puluhan juta per bulan.
3. Dus, dengan 5 juta orang ini, OTOMATIS konser-konser, mobil mewah, rumah megah, skincare, healing, jalan-jalan ke LN, memang ada pasarnya. 5 juta itu bahkan nyaris setara penduduk seluruh Singapura. Paham tidak? Inilah pasar yg dikejar oleh mall2 mewah, gerai2 mahal.
4. Tapi, hanya karena Indonesia itu punya 5 juta penduduk kaya, aset milyaran, penghasilan puluhan juta, BUKAN berarti elu tutup mata, ada 24 juta penduduk super miskin dengan pengeluaran Rp 595.000/bulan/kapita. Jika di rumah itu ada 4 orang, maka jika Ayah penghasilannya 2 juta/bulan (dan dia pencari nafkah tunggal), masuk kategori miskin ini.
5. 24 juta ini baru ngomongin kelas paling bawah. Sementara 200 juta lainnya? Masuk kelas rentan miskin, menengah bawah, daaan baru kelas menengah, yg penghasilan 2 juta/bulan/kapita ke atas. Artinya, jika keluarga kalian 4 orang, penghasilan Ayah hanya 7-8 juta, itu jelas kelas menengah bawah.
6. MAKA, kamu lihat dong yang GELAP itu adalah masa depan kelas menengah, menengah bawah, rentan miskin, dan miskin. Jumlahnya 200 juta lebih. Bukan kamu fokus ke 5 juta penduduk pendapatan tinggi. Lah, kalau kamu ngomongin Prabowo, Jokowi, Bahlil, Menteri2, anggota2 DPR, mereka semua jelas ceraaaah banget.
Jadi, ayolah, kalian seleb-seleb, pesohor-pesohor, JIKA kalian tidak bisa bersimpati dikit saja ke perjuangan orang2 kelas menengah ke bawah ini, mbok ya MINGKEM. Bisa? Bukan malah komen nyakitin hati.
(fb)
Untuk mempermudah pembaca, kami unggah tangkapan layar isi siaran pers kami dari website YLBHI.
Ini 10 alasan kenapa YLBHI menilai Jokowi layak disebut sebagai pemimpin korup dan juga pelanggar hukum dan HAM terorganisir.
Poin 1-4 disini ๐๐ผ
Gambar peringatan darurat bermunculan di media sosial setelah DPR dan Pemerintah menolak mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang batas usia calon kepala daerah dan ambang batas partai mengusung kepala daerah.
#tempodotco#PeringatanDarurat
โ ๏ธ *Peringatan Darurat* โ ๏ธ
Negeri kita sedang tidak baik-baik saja.
Semoga Allah karuniakan kekuatan menghadapi segala permasalahan di depan mata kita. Dan Allah Berikan jalan keluar yang terbaik bagi bangsa Indonesia.
Yaa Allah, Selamatkanlah kami dari orang-orang zalim.