londo ireng?
ini sudah keterlaluan.
negara porak-poranda karena kebijakan serampangan, lalu mencari kambing hitam warga sendiri --wartawan, pengamat, organisasi masyarakat sipil-- dan menyebut mereka: "londo ireng."
saya kira, anda sendiri yang londo ireng.
Kok jadinya URI = Universitas Ruwet Indonesia..
Ada IPDN yg pendidikan formal+gelar yg lulusannya jadi aparat pemerintah entry level. Ada Lemhanas & LAN buat diklat mid & upper level ASN +masyarakat non gelar.
Bbrp BUMN udah punya kampus: Telkom University, Universitas Pertamina, dan Institut Teknologi PLN yg kampus formal n kasih gelar buat lulusannya. Udah ada Unhan juga.
BUMN juga sudah punya training centre dan corporate university non-gelar.
Jd URI itu buat siapa?
Ruwet & mumet 😬😵💫
mari awali hari dengan bacaan yang bergizi.
pagi ini saya membaca artikel bernas dari Prof. Zainal Arifin Mochtar (@zainalamochtar) di Kompas, berjudul ”L’etat, C’est Moi”, Negara adalah Aku.
salah satu hook yang menarik dari artikel tersebut, bukan pada perdebatan apakah Louis XIV benar-benar pernah mengucapkan “negara adalah aku”, melainkan pada bagaimana kalimat itu dipakai untuk membaca gejala kekuasaan modern.
kini, rasanya, masalah berakar pada cara berpikir yang menempatkan penguasa sebagai pusat dari segala ukuran negara. Dan berikut ringkasan singkatnya:
1. sindrom “negara adalah aku” muncul ketika kepentingan penguasa dianggap identik dengan kepentingan negara.
2. dalam alur berfikir ini, kritik terhadap pejabat mudah diterjemahkan sebagai serangan terhadap institusi, bahkan terhadap agenda yang sedang dijalankan negara.
3. akibatnya, batas antara membela lembaga dan melindungi individu menjadi semakin tipis.
4. kritik, pengawasan, dan pertanyaan publik tidak lagi diperlakukan sebagai mekanisme koreksi, tetapi sebagai bentuk permusuhan.
5. demokrasi kemudian berisiko bergeser dari sistem yang berbasis akuntabilitas menjadi sistem yang merasa cukup memperoleh legitimasi dari kemenangan elektoral.
6. padahal, negara hukum demokratis justru dibangun di atas prinsip bahwa tidak ada kekuasaan yang terlalu suci untuk dipertanyakan.
***
jika setiap kritik kepada pejabat selalu dibaca sebagai kritik kepada negara, maka yang sebenarnya sedang dipertahankan, apakah:
1. kewibawaan institusi negara; atau
2. justru posisi orang yang sedang memegang kekuasaan? 🤔
artikel selengkapnya: https://t.co/pP7lBbdvb0
Reminder to:
• Gibran menyuap mahasiswa UBK 300 juta
• Korupsi emas jampidsus 74KG
• Kasus keracunan mbg
• Korupsi 10M Kebun Binatang Surabaya
• Korupsi pengadaan kipas angin Kopdes 1,8 Triliun
• pemotongan anggaran perpusnas 377 M
• Dana belanja pendidikan Indonesia terendah, hanya 1,3%
• BBM Pertalite Mulai langka
Saking gaada berita baik di negara ini🥲🥲
Banyak yg bertanya persoalannya apa?
Seorang ibu pedagang bbm eceran disebuah kampung, ditangkap polisi dan dituduh sebagai penimbun bbm serta diperas uang damai 50 juta.
Alasan polisinya: ini adalah perintah presiden @prabowo
Guys yang muslim jangan gini ya, aku awalnya juga gak tau dia siapa, waktu lihat yang pakai kaus pikirku; oh kalau gondrong dan berjenggot mah b aja.
Terus keliat ini, tanpa disebut pun udah tau lah arahnya ke mana.
Jangan sampai kita jadi jembatan untuk mengolok2 agama lain.
Sebenci itukah Presiden dengan Pendidikan kita? Sampe tata kelola Pendidikan di obrak abrik
Kemenperin, Kemenpar, Kemendagri, Kemenkeu, Kemenhan, Kementerian ATR. Mereka punya kampus yang tujuannya untuk membina calon pegawai di kementerian mereka.
Dan anggaran yang diserobot? Anggaran pendidikan 20%. Makannya jangan heran banyak sekolah publik dari tingkat SD-SMA ancur.
Karena untuk membiayai biaya hidup, asrama, sampai uang saku, para calon pegawai ini.
menurut Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, rata-rata take home pay dosen:
- tenaga pengajar berkisar Rp20 juta hingga Rp21 juta per bulan;
- asisten ahli menerima sekitar Rp25 juta;
- lektor Rp33 juta-Rp34 juta;
- lektor kepala Rp38 juta-Rp39 juta; dan
- guru besarantara Rp45 juta hingga 50 juta per bulan.
Bu Rektor, kok saya engga 😭
Gila sebobrok ini Indonesia dipimpin Prabowo🇲🇨 Demo sebesar itu ga ada stasiun tv yg nampilin, semua di bungkam! I know,, kita masih kebawa Euforia bola.. tapi inget ada yg lagi berjuang melawan bangsa sendiri!!! Udah separah ini lo guys??! biasanya rame di timeline kok sepi banget ga ada yang upp!!?!!
Abis lewat… maba… dpt ukt 500rb…. cuman ga lanjut karena ga mampu…. keinget beberapa hari lalu lewat konten yang sama tp komennya pedes2 bgt…. “kalau udah tau ga mampu knp ikut kak?” :( ya allah.. Pendidikan itu kan hak semua orang, emang pemerintah kita aja yang dzalim.
Kenapa pernikahan menguntungkan laki-laki? Semua masalah laki-laki diselesaikan perempuan.
Mulai dari ujung kepala sampe ujung kaki disiapin, makan-minum, sex, therapist, baby sitter, maid, sampai minta maaf kl suaminya 'khilaf'.
Kalian tidak akan menemukan berita ini di tv nasional tau kenapa?
Karna tv nasional kita telah dicucuk lubang hidungnya sama pemerintah, seperti
Pemerintah telah mencucuk lubang hidung kebau moncong putih itu.
Mari kita suarakan suara rakyat di sini. Hidup hidupilah perjuangan. M*ti-mat*lah kalian para pendusta amanat rakyat.
#KamiMuak
Kepala BGN terbaru adalah bagian dari pengkhianat Konstitusi bersama 30 Wamen lainnya.
Disaat Guru Honorer dipidana & diperlakukan layaknya kriminal karena rangkap jabatan.
Para Wamen?
Mendapatkan jabatan baru dari sebuah proyek korup MBG. Padahal Putusan MK Nomor 128/PUU-XXIII/2025 telah menyatakan dengan jelas soal larangan rangkap jabatan Menteri & Wakil Menteri.
Kita bekerja sampai mati di Indonesia hanya untuk menghidupi para Menteri & Wakil Menteri.
@sarahnatasyah_ FYI, PRABOWONOMICS itu artinya EKONOMI HANCUR-HANCURAN BLANGSAK TITIK TERENDAH DASAR PALUNG MARIANA PEMERINTAH ANJING BABI SEMOGA KALIAN SEMUA KEKAL DI NERAKA, Amin.