- jemari kini menjepit sumpit dan diangkatlah beberapa helai ramyun dari mangkuk, ditiup tuk hilangkan panas dari sana dan secara perlahan dinikmatilah ramyun yang telah termasak. "Kemari dan duduklah, kamu pasti lelah bukan?"
@avenorie
- memasakan ramyun yang dirinya minta. "Kamu tidak usah terlalu pusing untuk memikirkan aku, kamu tahu sendiri kalau aku bisa mengatasi semua masalah yang ada. Dan soal berharga, kamu juga orang yang berharga bagiku." Ujar dengan nada yang sedikit melembut dari biasa. -
- pada yang tengah usapkan jemari pada rambutnya. "Tetapi, aku berjanji untuk memberitahu jika aku dalam suatu kesulitan. Walau itu bukanlah satu hal yang mudah untukku."
@avenorie
- Dengan netra yang tertutup dirinya pun akhirnya buka suara dan menjawab. "Kamu seharusnya sudah tahu bukan selama ini bagaimana aku dalam menghadapi masalah?" Perlahan dibuka kembali dan dibiarkan perlahan-lahan binar cahaya masuk dalam netra dan tatap jatuh kembali -
— bukan?" Setidaknya selama ini dirinya belum dan tidak pernahlah mendapati satu pekerjaan yang tidaklah melelahkan. "Namun tentunya tidak begitu sulit? Entahlah. Bagaimana denganmu sendiri?"
@avenorie
— adanya aba-aba dirinya merapatkan raga dengan sang nona dari belakang kedua lengannya dilingkar pada pinggang sang empunya diiringi dengan dagu yang diistirahatkan pada bahu Hyejin. Ada hembus nafas kala mendengarkan tanya itu. "Tidak ada pekerjaan yang tidak melelahkan —
- untuk memilih dan memilah rasa apa yang hendak dirinya santap. Namun, ucap dari sang lawan bicara sukses membuat hening yang dirinya ciptakan sendiri pecah dengan pandang dialihkan kembali pada yang baru saja berucap diiringi dengan anggukan dari jemala dan berucap -
@avenorie — memberikan respon awalan dengan ekspresi berpikir walau sejenak. "Aku tidak bisa tidur jika meminum kopi ditambah, ini sudah malam..." Ujarnya dengan jeda sejenak sebelum ditambahkan. "Mungkin ramyun? Sudah lama aku ingin makan ramyun."
@avenorie Dengarkan ucapan itu dirinya hanya mengendikan kedua bahu dan juga dengan air muka nan datar dirinya berucap. "Mungkin aku seorang cenayang?" Tatap dari kedua manik beralih kembali pada sang nona, dengan tangan dan jemari masih menggenggam satu sama lain lagi, dirinya —
!2DFess
Good afternoon. I'm looking for friends to interact with. Please reply with IC or keywords in the desired language (eng/ina) along with a proximity scale (1-5) and retweet to interact next time.
K-OC, model.