Para ahli yang punya keilmuan dan pengalaman yang saya temui semua sepakat: menit bermain jauh lebih penting daripada sekadar label main aboard ke luar negeri.
Sekarang kita bisa dapat Thom Haye main 90 menit.
@ardynshufi Di tempat saya kerja sekarang bahasa sunda jadi bahasa wajib, mulai dari direktur ke bawah pasti berbicara pake bahasa sunda, bahkan dimeeting pun pake bahasa sunda kecuali meeting sama pihak luar 😅
“Setiap kali seorang hamba memperbaiki prasangkanya kepada Allah, memperindah harapannya kepada-Nya, dan meneguhkan tawakkalnya, maka Allah tidak akan menyia-nyiakan harapannya sedikit pun; karena Dia tidak akan mengecewakan orang yang berharap kepada-Nya, dan tidak pula menyia-nyiakan amal seorang yang beramal.”
—Ibn al-Qayyim
Inipun Akan Berakhir
Dalam pencarian jati diri saya, saya tercerahkan oleh buku karya Ajahn Brahm. Yang follow akun saya udah dari lama mungkin pernah baca twit saya tentang buku yang saya suka dari dia. Tapi salah satu yang powerful dari cerita di bukunya adalah “This Too Shall Pass” atau “Inipun Akan Berakhir”.
Di buku tersebut diceritakan ada seorang Raja yang merasa anaknya belum cukup dewasa untuk mewarisi mahkotanya karena hidup terlalu bebas, terlalu bersenang-senang dan memanfaatkan kemewahan kerajaan tanpa batas. Untuk mendidiknya, sang Raja menjebak si anak melakukan kesalahan dan kemudian dimasukkan ke dalam penjara untuk waktu yang tidak ditentukan. Tapi sebelum masuk penjara, si anak tersebut diberi cincin dengan ukiran bertulis “This too shall pass” alias “Inipun akan berakhir”.
Saat hari pertama hingga beberapa hari awal di penjara, si anak ngamuk luar biasa. Merasa tidak adil dan merasa tidak dilayak dihukum. Situasi ini berlanjut terus sampai si anak mulai berpikir apa yang bisa membuat dirinya dikeluarkan dari penjara, yang kemudian teringat pada cincin yang diberikan oleh ayahnya. Awalnya ia tidak mengerti dgn kalimat tersebut, dan tetap marah2. Sampai satu titik dia merasa kalimat di cincin tersebut adalah jawabannya. Dari situ, walau entah kapan ia bisa keluar, si anak mulai tenang dan gak lagi meronta-ronta di dalam penjara.
Sang Raja bertanya ke anaknya tersebut, kenapa kamu gak marah-marah lagi? Si anak menjawab: “This too shall pass”, “Inipun akan berakhir”. Si Raja tersenyum, tujuannya berhasil. Dia pun kemudian menjelaskan bahwa dalam hidup semuanya akan berakhir. Kesenangan, kemewahan, popularitas, masa muda, termasuk juga kesedihan dan penderitaan.
Dari sini “This Too Shall Pass” jadi magic word saya dalam kondisi apapun: agar tetap rendah hati saat berbahagia, dan tetap tenang jika sesuatu hal buruk melanda.
Ada mahasiswa UI tahun 2018 skripsinya bahas brengseknya management kebun binatang Surabaya.
8 tahun kemudian baru dibongkar.
Bukti nyata kalo di indonesia penelitian tuh ya cuma penelitian. Gak jadi bahan kajian atau bahan evaluasi.
Pantes negaranya mundur.
Bikin program aja hasil dari wangsit.
Jurgen Klopp di konferensi persnya:
"Saya tidak mengambil pekerjaan ini untuk diri saya sendiri. Saya melakukan ini semua untuk kalian, meskipun saya sudah melihat perbuatan kalian kepada Julian Nagelsmann. Saya tetap melakukan ini, meskipun saya melihat bagaimana perbuatan kalian terhadap Thomas Tuchel.
Jika kalian mengganggu keluarga saya, saya akan pergi. Jika kalian berpikir saya buruk, katakan di depan saya dan saya akan pergi langsung, tanpa meminta kompensasi apapun."
SUPAKUL BAPAKKKK 🔥🥶