Ternyata skill mahal yang harus di kuasai di usia 20-30an adalah skill mengatur suasana hati dan emosi. Jangan apa-apa di baperin. pls don't expect too much, manusia bisa berubah kapan aja. Hari ini suka, besok bisa tidak. Semua bisa hilang, semua bisa pergi kapan aja.
selalu amazed sih sm skills tim SAR/911 di seluruh dunia, it's not an easy thing buat nusuk infus di tempat yg sempit, kejepit, ga tenang but they did???? thanks for existing the world guys
Suatu malam saat sedang jaga IGD
“𝗗𝗼𝗸, 𝗮𝗱𝗮 𝗽𝗮𝘀𝗶𝗲𝗻 𝗻𝘆𝗲𝗿𝗶 𝗱𝗮𝗱𝗮 𝗸𝗶𝗿𝗶 𝗯𝗮𝗿𝘂 𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗜𝗚𝗗, 𝗸𝗮𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮 𝘂𝗱𝗮𝗵 1 𝗷𝗮𝗺 𝗴𝗮𝗸 𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴-𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗻𝘆𝗲𝗿𝗶𝗻𝘆𝗮”
Saya yang sedang jaga IGD sambil bersantai-santai langsung otomatis siaga penuh mendengar ucapan perawat tadi
Yang tadinya ngantuk-ngantukan, langsung melek kaya abis minum kopi segelas.
Saya sambil terjaga sambil mikir
“Jam 3 pagi begini datang ke IGD karena nyeri dada kiri, 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻-𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗷𝗮𝗻𝘁𝘂𝗻𝗴 𝗶𝗻𝗶”
Sambil berjalan ke arah pasiennya, saya sambil berkata ke perawatnya
“Kak, mau minta tolong pasiennya dipasang oksigen, pasang infus, ambil darah, sama EKG ya, kalo ini serangan jantung, waktu kita sempit”
Saat menghampiri pasiennya, saya jujur terkejut, karena penampilannya masih muda dan 𝘂𝘀𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 40-𝗮𝗻 𝘁𝗮𝗵𝘂𝗻. Keluhan pasien juga khas serangan jantung yaitu nyeri dada seperti ditindih, tidak dapat dilokalisir dengan baik.
Saat sedang bertanya ke pasiennya, istrinya ikut menjawab:
“Tadi pagi sempat bilang dadanya nyeri dok pas lagi cuci mobil, tapi ilang sendiri. Suami saya mikirnya itu masuk angin, jadi tetap berangkat kerja”
Ternyata hasil EKG menunjukkan hasil STEMI (ST-elevation Myocardial infarct). Ini adalah hasil yang sangat tidak saya inginkan, karena 𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗸𝗲𝗺𝗮𝘁𝗶𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶.
Kami segera berpacu dengan waktu untuk segera menghubungi dokter jantung untuk segera dilakukan tindakan kateterisasi jantung. Pasien segera didorong ke cath lab sambil diiring perkataan istrinya.
“Tolong suami saya ya dok, saya hanya punya dia”
Endingnya pasiennya berhasil dilakukan percutaneous coronary intervention (PCI), keluhan nyeri dada sudah tidak dirasakan, dan pasien bisa pulang dengan membawa 'ring' di jantungnya.
𝗣𝗲𝗺𝗯𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗱𝗶𝗮𝗺𝗯𝗶𝗹:
-Trend terjadinya serangan jantung saat ini dapat terjadi pada orang yang berusia relatif muda, termasuk yang berusia 40-an tahun
-Merokok dan gaya hidup yang tidak sehat dapat menjadi faktor risikonya
-Bila mengalami keluhan nyeri dada, sebaiknya segera berobat ke IGD terdekat
-Jangan menunda! Banyak yang merasa nyeri dada-nya hanya masuk angin, sehingga tidak berobat dan akhirnya terlambat
Semoga bermanfaat!
You wake up at 25 yo. Make coffee. Go to work. Come home at 7. Too tired to do anything but scroll and sleep. Then Friday hits, maybe you go out, maybe you're too exhausted. Suddenly you realize: when did 15 become 10 years ago? You don't feel 25. You feel stuck in a loop you never signed up for. Here's what they don't tell you: this is by design. The 9-to-5 wasn't built for your dreams. It was built to drain you just enough to keep you compliant. You work, consume, repeat. No time to question. No energy to build. And before you know it, 25 becomes 35, then 45. The system needs you tired. Because tired people don't rebel. They just survive. So if you're 25 and feeling this, you're not broken. You're waking up. And that older version of you? They're not begging you to enjoy it. They're begging you to escape it
Barusan gw gemeteran nahan marah gara2 ada orang yg gamau dipanggil mbak karena gamau dikira orang jawa alias yg dipanggil mbak kan pembantu doang
Loh cok, kabeh wong jowo luwih tuwo tak celuk mbak cuk mosok pembantu kabeh cuk
Anjir
Gw kira ginian cuma di sosmed doang