Berteriak dengan lantang, demi mendukung tim yang sedang berjuang di tengah lapang. Tak peduli soal uang, jika yang didapat adalah senang dan juga menang.
- 28 NOVEMBER 2019 -
#SINER91 https://t.co/90BqAh1mou
Ada dua tipikal orang
Pertama, bisa kerja tapi gabisa ngomong
Kedua, bisa ngomong tapi gabisa kerja
Prabowo, gabisa ngomong dan gabisa kerja
Bukan orang👏
Semakin dia ngomong, semakin asbun yang ada😭
Hidup dari zaman Soeharto, Habibie, Gusdur, Megawati, SBY dan Jokowi.
Baru dia ini yang tiap ngomong ngasal anj😭
Gada retorika, murni mengikuti kata otak😭
Buruk banget😭😭😭😭😭😭
"sesudah saya menjadi presiden, saya melihat banyak sekali penyimpangan yg kita biarkan"
"kita harus mengakui terlalu banyak kekayaan negara hilang bahkan kekayaan tersebut mengalir ke luar negri"
BINGO!
"saya baru saja meresmikan 1.151 km jalan memakan anggaran 5,4 triliun"
"bayangkan kalau 20 triliun. berapa ribu jalan yg bisa kita bangun, berapa puluh ribu sekolah yg bisa kita perbaiki"
nah itu tau
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣
Jujur 🙏, Bang Tyo (Mantan Ketua BEM UGM) ini emang kritikannya pedas banget.
Gw cuma takut kalo ada apa2 dengan beliau. Semoga tetap sehat dan selamat dalam lindungan Allah
Prabowo paling takut sama siapa?
Bukan 9 naga, pas ketemu di Hambalang katanya ada yg dibentak.
Bukan pengusaha, semua kebijakannya belakangan gak pro pengusaha
Bukan TNI, itu sudah dikuasai. Dan bukan rakyat jelata juga
Dia paling takut mahasiswa karena konon mertuanya lengser karena mahasiswa. Semangat buat yang demo, jangan sampai anarkis dan salah sasaran. Ingat sekali lagi, yg diperjuangkan jelas, yg disasar juga jelas. Jangan sampai salah sasaran karena kena provokasi mereka
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.
Efek MBG di stop sementara:
1. Harga telur turun jd 24k
2. Harga ayam turun jd 30k
3. Susu uht plain tidak langka
4. Rupiah menguat sedikit
5. IHSG cetak +5%
6. Tidak ada siswa keracunan
7. Para Ka SPPG yg joget2 di bogor, pada gigit jari
8. Guru jadi ga sibuk buang sisa makanan dan ngitung ompreng
Ini baru stop semntara dalam beberapa hari, ekonomi langsung lebih baik.
Apalagi STOP TOTAL?
SETUJU MBG STOP TOTAL?