I effortedly made this account just for you loh. Anon? Who cares. Lu kena di tempat lain? Great. Di sini juga lu harus kena. Harus sadar diri.
Semua yang lu lakuin selama di ranah RP itu gak bisa dimaafin. Too much damage, too many people hurt, cuma karena lu. Lu egois. Lu jahat
@sanguinisrosa "Aahh~ M..Mau.. lagi.." tubuhnya lumayan berdenyut sehabis dicambuk, namun jujur seribu jujur.. rasanya sangat nikmat bagi Ouka.
"Mau lagi dicambuknya dong~" gemetar bukan karena menahan sakit, namun karena menahan nafsu ingin disakiti lagi.
( @sanguinisrosa )
@sanguinisrosa "Tidak boleh? Hmm.." Ouka berpikir sejenak sebelum sebuah lampu imajiner menyala di atas kepalanya.
"Bagaimana kalau saya ingin meminta.. kehadiranmu di atas pelaminan bersamaku, Marion?"
Tidak, itu tadi bukan guyonan. Ini benar keinginan Ouka.
( @sanguinisrosa )
@sanguinisrosa "Mmariioonn aw aw awwโ" Ouka merasakan kakinya mati rasa, "Oke oke saya minuummโ"
Ouka menenggak seluruh isi gelas yang berisi minuman Heart Stealer kemudian menepuk-tepuk meja tanda tak sanggup menahan sakit.
+
@sanguinisrosa "Digoda seperti tadi jadi ingin rasanya saya langsung mengecup kamu.." Manik berwarna senja menatap milik Marion sembari ia jilat sisa lipbalm di bibir.
Penasaran reaksi selanjutnya yang akan diberikan si manis, Marion.
( @sanguinisrosa )
@sanguinisrosa Ouka terperanjat menanggapi ciuman tak langsung yang diberikan Marion. Sambil seringai muncul di wajah rupawannya, ia terkekeh.
"Nakalnya ๐๐ข๐ณ๐ช๐ฐ๐ฏ-๐ฌ๐ถ."
Jemari Ouka meraih dagu Marion, menangkup pipinya dengan ibu jari dan jari telunjuk.
+
@sanguinisrosa "Sejujurnya saya penasaran apa yg akan kamu lakukan kalau saya bertingkah. Kamu tahu kan saya masih tetap bisa menggoda kamu hanya dengan bibir saya saja~?"
( @sanguinisrosa )
@sanguinisrosa "Oya?" Ouka mencoba menggerakkan kakinya, namun ikatan itu benar-benar kuat.
"Sebegitunya kamu tak ingin saya pergi dari sisimu ya? Oh, Marion, kamu kan bisa bilang saja pada saya."
+
@sanguinisrosa Krim di pancake-nya mulai meleleh dan saat Ouka lahap jadinya berceceran di bibir. Entah, namun suapan kedua ini terasa lebih enak karena ditambah rasa sakit yang berdenyut di kulitnya.
(@sanguinisrosa)
@sanguinisrosa "Aahh!!" Ouka menutup mata saat cambuk menghantam tubuhnya. Ia tak peduli akan bekas yg akan tercipta, malah fokus menikmati rasa sakitnya. "Fufufu~ I did deserve that, eh?"
Ouka menormalkan lagi posisi duduknya, kini lebih mendekatkan diri pada Marion.
+
@sanguinisrosa "Nakalnya Marion.. menggoda saya sebegitunya~" Ouka mulai menjilati jari telunjuk Marion, perlahan sambil berkontak mata.
Kemudian jari tengah, dijilatnya sambil terkekeh. Marion pasti tengah menahan diri begitu kuat,
+
@sanguinisrosa "Boleh. Boleh saja." Ouka mendekatkan wajah ke arah Marion, dan mulai berbisik. "Tapi izinkan saya juga menyuapimu, oke?"
Jari telunjuknya menyentuh pucuk hidung Marion dengan manja.
(@sanguinisrosa)
@sanguinisrosa "Kehadiranmu saja sudah membuat pengalamanku di diner ini berjuta kali lebih baik." Ouka mengulurkan tangannya pada Marion, mengajaknya duduk di sisinya.
"Hari ini pun kau cantik sekali. Ah, tenang saja, saya sudah memesan pancake kesukaanmu.."
(@sanguinisrosa)
@GrayJet_Reverse@jude_arees "Ah, terima kasih banyak, Gray dan Jude~" Ouka memperbaiki letak kaca mata di batang hidungnya sebelum tersenyum pada keduanya.
"Hmm.." manik oranye-nya membaca satu persatu menu yang ada di sana. "Saya pesan 1 Berseker's Blood Shakshuka dan minuman Heart Stealer."
+