Tuhan untuk apapun yg akan terjadi terjadilah.. tubuh ini milikmu semua yg saya nikmati hari ini kejadian2 yg saya alami semua atas izin dan kuasamu..
Saya bukan wanita ahli surga.. saya wanita yg ta pernah luput akan dosa
Ya rabb ku peluk hambamu ini
Tangisannya tak berhenti henti
Fikirannya kacau, haruskah gadis kecil ini mati?
Ya rabb ku hanya hembusan nafas panjang ini yg bisa ku ungkapkan, ta ada kata yg bisa ku ucapkan..
Ampuni hamba ya rabb
;
Kamu ingin apa?
Saya ingin tenang..
Khayal ini dunia..semua orang sibuk mengejar tahtanya
Jawabannya cuma 2 mati atau ikut bersama mereka yang buruh kerja
Saya hilang arah
Saya hanya melanjutkan hidup
Saya masih ingat tuhan
Saya tau yang saya lakukan itu ada pembalasan
Saya kacau saya lupa akan jati diri saya dulu
Ta ada doa yang saya pinta
Ta ada kata mutiara untuk merayu tuhan
Saya hanya pasrah;
Bila memang hamba ta pantas untuk siapa siapa, tolong jatuh cintakan aku hanya padamu wahai sang penciptaku.., hilangkan semua rasa ini agar tidak mencintai ciptaanmu, lapangan hatiku, gemerlapnya dunia selalu membawaku akan dosa, peluk diriku tuhan hamba sedang hilang arah
Menderitaku di sini seorang diri, memendam rasa sesal yang menyayat hati, sesakit ini akan bayang bayang kejadian lalu yang kian menghantui, ampuni hamba tuhan bila hamba juga berbuat dosa kala itu.. tuntun hambamu tuhan, iya butuh pengampunanmu..
Tuhan engkau yang paling tau akan diriku.. engkau yang paling tau baik buruknya sifatku.. tuhan engkau saksi perjalanan hidupku.. tuhan sakit ini harus saya bawa kemana? trauma ini harus di sembuhkan dengan cara apa? Saya ingin pulang tuhann, tolong hampiri saya.
Tuhan bila doaku ta engkau ridhoi, izinkan diriini meninggal menghadap ke padamu, sungguh hamba ta sanggup harus menyaksikan dia baik baik saja bahagia bersama kekasihnya, tersayat jiwa raga saya tuhan, bila saya hidup di hantui rasa sakit ini selamanya
Setiap hari ku yakinkan diriini untuk terlihat baik baik saja, terlihat warass, dan bahagia, tapii di lubuk hati, jiwa ini matii, hilang arah, wanita pendosa, Tuhanku izinkan doaku ini engkau jabah, laki laki itu buat dirinya jatuh sejauh jatuhnya
Adalah kabar kemenangan bagiku, akuu bukan hambanya yang tak pernah luput akan dosa dosa, tapii trauma ini sangat menghantui hidupku, rasa resah di fikiranku, tumpah air mataku saat mengingat kejadian kejadian bodoh itu,
Tuhan aku membenci salah satu hambamu, karena dia.. diri ini trauma begitu hebatnya, sumpah serah ku panjatkan setiap hari, agar karma yang begitu dahsyat menyertai hari harinya, kabar kecelakaannya, kabar kematian dirinya ,kabar duka ke 2 orang tuanya..
Tuhan hambamu sedang patah,
Hati ini begitu sakit sekali sesak rasanya, harus pura-pura tegar di hadapan banyak orang, tuhan hamba belum ikhlas, hamba menunggu kun fayakunmu, hamba masih dendam,hamba benci,hamba masih tidak rela bila dia baik2 saja di sana.
Ternyata titik jenuh emang nyata adanya ya
Ketika mencintai dalam diam hingga bertahun-tahun lamanya tanpa ada feedback, terasa muak akan ekspektasi angan2 yg tak akan menjadi kenyataan
Dan rasa itu kian lama mulai terkikis berjalan waktu
Untuk satu kali ini saja tuhan, jangan jauhkan dia dariku dan sebaliknya jangan jauhkan aku darinya, saya lelah untuk memperkenalkan diri ke orang baru lagi....
Dan bila ini gagal berakhir di tengah jalan, privasi dalam hidupku akan ku perdalam hingga tak ada orang yg mengenaliku