Lo hapus chat WhatsApp, storage tetap penuh.
Bukan bug.
WhatsApp sengaja simpen semua foto/video di 4 folder tersembunyi.
Gue kira udah bersih,
ternyata masih nyangkut 14,7GB.
Ini cara bersihinnya:
Influencer Afifah Riyad curhat deretan perilaku bejat mantan pacarnya, Fadel.
1. Menghamili cewek 8 kali.
2. Punya 3 anak di luar nikah & gak pernah dinafkahi.
3. Berniat hamilin Afifah.
4. Suka manfaatin cewek demi uang.
5. Suka minjem uang buat ngeluarin ibunya (penipu) dari penjara.
6. Suka ngekang, ngatur & mainin mental Afifah.
7. Pinjem uang ke Afifah buat main saham sekitar 1 Miliar & gak mau bayar.
8. Pakai ATM Afifah tanpa izin buat bayar keluarga & temen2nya hangout.
9. Maksa Afifah bikin tato tanggal lahirnya.
Selain itu, keluarganya juga pura2 kaya padahal aslinya gembel.
Afifah bilang, "Aku tuh tahu semua ini setelah aku mau putus sama dia, jujur sedih banget ya."
Info update..
Telah tertangkap pelaku begal nya oleh jajaran tim Polda metro jaya.. berikut foto pelaku (pembunuh) ..
Sayang banget masih mulus 😭 .. semoga di beri hukuman yang setimpal ..
diduga ada cekcok pasangan lesbong:
- terjadi kasus peleceh4n seksu4l (SH)
- diarea kampuss
- Korban mengaku dimanipulasi dan difitnah
- Pelaku diduga menyebarkan cerita palsu tentang korban.
- Pelaku diduga menghasut orang lain agar membenci korban.
- Korban mengaku trauma hingga mengambil cuti kuliah.
- Korban meminta kasus ini dikawal dan mendapat keadilan
bayangin ada sirkel pertemanan isinya 6 cowo, nah salah satu cowo ini kurang ajar
dia ngewe sama ibu dan pacar dari temen2 sirkelnya
dikeroyok dah tuh sampe mampus sama sirkelnya
PENTINGNYA PENDIDIKAN!!! BIAR GA MISKIN POLA PIKIR
Kalian tau kasus yg lagi gempar di surabaya? ada sekeluarga pakai rumah orang bertahun tahun gamau bayar pas diusir malah minta kompensasi, pemilik sanaggup 1jt/orang tapi dia minta 5jt/orang. definisi gede susune daripada utek e💩💩
cc : halenaa_abigail
@triindonesia lagi kenapa dah sinyal data seluler masih belum ada nih dari kemarin sore sampe sekarang. Udh bolak-balik mode pesawat/restart hape masih ga bisa2. Lokasi Jakarta
Kronologi:
KOTA BEKASI, Warga Jatisampurna dikejutkan dengan tewasnya balita berusia 2 tahun berinisial A, di sebuah kontrakan Omah Seruni 99, kelurahan Jatirangga, kecamatan Jatisampurna pada Rabu 27 Mei sekitar pukul 22.00 wib.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan bahwa pada kejadian itu, Sat Reskrim mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan pembunuhan.
Mendapat aduan, Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota bersama dengan Polsek Jatisampurna mendatangi TKP dan mendapati dua korban bersimbah darah di sebuah kontrakan.
“Di dalam kontrakan itu tadinya ada dua korban, pertama anak umur kurang lebih 2 setengah bulan, yang mana tewasnya sangat mengenaskan,” ujar Kompol Andi, saat ditemui awak media pada Kamis 28 Mei 2026.
Kasat Reskrim mengungkap bahwa korban yang berusia 2 setengah bulan tersebut mengalami luka sayatan dan tusukan di beberapa bagian tubuhnya. Sementara satu orang korban lagi berinisial G (18) juga dalam kondisi terluka oleh benda tajam di beberapa bagian tubuhnya.
“Korban yang satunya ini tergeletak, ada luka sayatan di pipi hingga ke mulut serta luka tusuk juga di dada,” ungkap dia.
Diketahui bahwa korban berinisi A (2,5) tanggal bersama neneknya berinisial M (60) dan anaknya berisniial G (18). Saat kejadian, nenek korban sedang berjualan dan pulang pada malam hari. Setibanya di rumah, sang nenek terkejut karena anak serta cucunya tergeletak bersimbah darah dengan pisau di dekat mereka.
“Sanga nenek kaget, namun dengan spontan atau reflek melihat kajdian itu, sang nenek mengambil pisau yang ada di tangan salah satu korban atas nama G, itu mencuci pisau yang ada dekat korban,” kata Iqbal.
Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan dan investigasi di lapangan, sempat mencurgai sang nenek. Namun, setelah dilakukan penyelidikan mendalam, tindakan sang nenek hanyalah kepanikan karena kejadian itu.
“Setelah kami interogasi dan pendalaman, untum sementara dalam penyelidikan ini, pelakukan bukan sang nenek,” ungkapnya.
Polisi kemudian mengarahkan penyelidikan secara intensif kepada salah korban yang berinisial G (18) yang saat ini masih menjalani perawatan di RS Jatisampurna.
Namun, polisi juga masih mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan G karena ia mengalami luka di dekat mulutnya.
Berdasarkan penelusuran polisi, salah satu korban berinisial G (18) mempunyai riwayat penyakit kejiwaan dan masih dalam konsumsi obat secara rutin.
Hal ini juga dikuatkan dengan penemuan obat yang diduga milik G yang seharusnya rutin dikonsumsi oleh G.
“Setelah kami cek track recordnya, ternyata yang bersangkutan sempat dibawa ke psikiater, karena berdasarkan hasil interogasi kami dari saksi-saksi, yang bersangkutan ada mengalami gangguan jiwa,”imbuhnya.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dan telah memeriksa sekitar 10 saksi. Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa 2 bilah pisau serta pakaian yang dikenakan korban.
Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish":
"Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024.
Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah.
Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar.
Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis.
Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya.
Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi.
Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk.
Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman.
Persimpangan jalan baru
Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu.
Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan.
Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
Kepada masyarakat Indonesia, perkenalkan kami dari Jepang.
Kami adalah ANNYA, organisasi dari Jepang yang mengadakan event stay SEMALAMAN di rumah angker dan lokasi bekas kejadian tragis yang nyata (bukan settingan).
Dalam waktu dekat, kami berencana mengadakan event ini di rumah hantu nyata yang berbahaya di Indonesia. Bagi kalian yang punya keberanian, silakan dinantikan.
Berikut adalah detail event kami:
1.Lokasi Nyata
Kami hanya menggunakan rumah bekas kejadian tragis atau lokasi yang benar-benar berhantu.
2.Uji Nyali Semalaman
Peserta wajib bertahan di dalam lokasi selama 10 jam.
3.Tingkat Kegagalan 51%
Di Jepang, 51% peserta menyerah di tengah jalan karena gangguan gaib yang terlalu hebat.
4.Hadiah Spesial
Ada hadiah bagi siapa saja yang mampu bertahan sampai pagi.
5.Risiko Sendiri
Segala risiko yang terjadi selama event berlangsung menjadi tanggung jawab peserta sepenuhnya (Self-responsibility).
Cek foto-foto di bawah ini.
Ini adalah penampakan nyata yang diambil oleh peserta saat event kami di Jepang.
Udah pada liat kasus di Final Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 ini belum?
Intinya ada peserta yang udah menjawab pertanyaan dengan benar, namun oleh juri dianggap salah. Pertanyaan kemudian dilempar ke tim lain. Tim lain jawab dengan jawaban yang sama dan dianggap benar.
Peserta yang sebelumnya menjawab protes (dengan cara yang cukup elegan) tapi tidak digubris oleh Juri. Bahkan malah disalahkan oldh juri lain.
Gimana menurut kalian?