@creeping5ilence Negara lain presidennya sibuk negosiasi tarif, krisis pangan, geopolitik. Presiden kita manggil 10 mitra MBG buat urusin ayam goreng di depan kamera. Prioritas adalah pilihan.
Inilah jawaban saat Abah Anies Baswedan menanggapi saat ditanya bagaimana menghadapi pendemo, apakah 2029 bakal nyalon lagi dan soal MBG ( Makan Bergizi Gratis )
Jawaban yang sangat menggambarkan orang yang sangat intelektual, santun, dan terstruktur
Padahal udah ada calon presiden yang hebat dan disukai masyarakat seperti ini, kenapa kemarin yang menang modal joget joget dan modal dikasihanin karena kalah terus di pilpres 🙂↕️
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
fenomena banyak cowo bingung di 2026 ini juga salah pemerintah
rupiah melemah > cowo makin pusing cari uang > wedding dream susah dicapai > cowo bingung
fix
bisa beli hp sendiri
bisa beli sepatu sendiri
bisa beli barang-barang branded sendiri
please jangan judge gue perkara tabungan, gue baru kali ini ngerasain bisa beli semuanya sendiri karena dulu ga pernah😔
sewajarnya orang aja kok ga seimplusif itu guys😔🙏🏻
sekalinya speech dihadapan rakyat, lgsg jadi bahan meme dan banyak kata kata ga perlu yg meyakinkan gw emang prabs ga mampu untuk memimpin sebuah negara. cocok nya masuk agency idol aj
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sempat 'meletupkan' guyonan spontan saat membuka pidatonya pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5).
Guyonan tersebut tercetus ketika ia menyampaikan kata pengantar menyebut para pejabat yang hadir.
Ia sempat terhenti sejenak ketika akan menyebut nama Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Sebab, massa terutama kaum wanita langsung heboh dan berteriak sebelum nama Teddy disebut Prabowo dari atas panggung.
"Sekretaris Kabinet Letko...," Prabowo sempat terdiam karena terinterupsi oleh kehebohan dan teriakan histeris massa buruh di Monas.
"Belum saya sebut nama, kalian sudah teriak-teriak. Yang teriak emak, emak! Eh, gue presidennya, bukan dia. Gue presidennya!" Prabowo melanjutkan kata-katanya dengan nada berguyon.
Prabowo kemudian melanjutkan pidatonya, sebelum kembali berguyon lagi ketika menyebut nama Gubernur Jakarta Pramono Anung.
Baca informasi selengkapnya di https://t.co/wP16vn5KQq.
(📷 Sekretariat Presiden)
#cnnindonesia #cnnindonesiacom #mayday #prabowosubianto
Gesss.. hanya izin mengingatkan..
Nyambi santai makan siang..
Temen-teman wajib menabung yah..
Prediksi in this situation, kehidupan akan semakin anomali..
Nabung sebanyak-banyaknya..
Info nya ada kabar tidak baik.. segala bentuk "perizinan" harus punya backup plan..
Cluenya "kapal retak"
Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua, dan diperlancar segala urusannya.. pintu rezeki terbuka mengalir deras..
Gpp boleh percaya atau tidak.. haknya masing-masing..
Di suatu negara yang aneh
Negara tropis = buah mahal
Negara maritim = ikan mahal
Negara CPO = migor mahal
Negara SDA = listrik dan BBM mahal
Negara hukum = tunggu viral
Swasembada pangan = beras mahal
Bebas aktif = ikut BOP
Negara religius = korupsi nya banyak, sampai kitab Tuhannya dikorupsi
Semuanya karena sistem yang buruk dan political will yang tidak berpihak rakyat tapi berpihak cepat balik modal dan nambah kekayaan pribadi hehe
CJBT (Cerita Jomok Bowo Teddy)
Part 2
Pagi itu matahari belum sepenuhnya menampakkan diri, tapi mas bowo sudah berada di kolam dengan celana renang yang selalu membuatku panas dingin.
Rasanya pertempuran tadi malam masih belum cukup setiap kali aku melihatnya tanpa busana.
I want to be rich. But not Lamborghini
or Rolex rich, I want to be rich enough to go to the gym at 3pm and nobody can tell me no. To tap the family in front of me at the supermarket and say, "It's on me," Rich enough that my future wife never has to worry about getting a job. Rich enough to show my children the world, not pictures of it. Rich enough to take my friends to dinner and say, "| got this", Rich enough that God uses me to help the people who are in need. That's my version of rich.
Imagine being a homophobic is a crime, ITU MALAH SEHARUSNYA YA GITU ANJIR.
“Cancel aja dia soalnya Homophobic” BAYANGIN DISURUH CANCEL ORANG NORMAL SAMA ORANG YANG GA NORMAL 😭
Dunia udah mulai terbolak balik guys, bismillah tobat guys.