Ternyata menetapkan boundaries tu penting bgt. Di lingkungan kerja, kadang ada orang yg anggap kedekatan tertentu sebagai hal biasa. Padahal, kalau seseorang sering mencari kesempatan berduaan/ terlalu dekat dengan orang yg udah memiliki pasangan sah, rasanya kok ga enak diliat😂
Ya Allah, karuniakan nanti pernikahanku jadi jalan pulang yang bisa bikin orang tuaku tenang, karena mereka percaya dan yakin putrinya sudah ada di tangan laki-laki yang tepat,mencintai putrinya, baik, dan bertanggung jawab. Aamiin aamiin ya rabbal alamin
Prilly Latuconsina Said: komunikasi tidak akan susah bagi orang yang benar-benar mau sama kamu, kalo sekedar komunikasi ga bisa, berarti bukan kamu yang dia mau.
Hubungan di umur segini kadang kayak negosiasi. Bukan lagi "kamu suka aku, aku suka kamu", tapi lebih ke "kita bisa gak saling ngerti di tengah kesibukan, ambisi, dan trauma masing-masing?"
Dan itu gak gampang.
Dan di titik itu, cinta bukan lagi soal perasaan yang meledak-ledak, tapi soal kesediaan untuk tetap hadir, meski capek, meski nggak selalu dipahami, meski kadang sama-sama butuh ruang.
Karena yang paling sulit bukan menemukan orang yang cocok, tapi bertahan sambil terus belajar memahami tanpa saling kehilangan diri sendiri.
please, just let us hee biases be dramatic, sad and overwhelmed, let us overreact if we want to. blood saga without our bias/ult is a literal heartbreak and such a loss. we're only human and we should be allowed to feel everything we're feeling right now
me today as i watch all the blood saga content knowing the members worked hard to pull everything off but still yearning wishing for enhypen heeseung to be there
the most painful part is hearing a song with someone else singing the part, but you can still hear the original owner’s voice in it
no literally, enhypen songs won’t be the same
I miss Heeseung's voice in every song
Banyak orang sebenarnya lagi silent struggle, kelihatannya aja baik-baik saja.
Masih main, masih ketawa, masih jalan ke sana sini, bahkan masih muncul di story orang lain. Tapi di dalamnya, bisa jadi mereka lagi capek banget, lagi nahan banyak hal sendirian.
Jadi, lebih baik kita jangan gampang menilai dari yang kelihatan aja. Kadang orang yang paling “ramai” justru yang paling lelah.
Coba lebih pengertian sama orang lain. Kita nggak pernah benar-benar tahu seberat apa hari yang mereka jalani hari ini.
Liat IG nya Alyssa yang ga ada berhentinya acara dari pernikahan sampe sekarang mau lahiran, Dirayakan terus. Lanjut ke Syifa Hadju yang isi feednya begitu juga, dirayakan. MasyaAllah bgt ya kalau dapat pasangan tepat, keluarga tepat, keuangan yg ada. Kedatangan kita dirayakan.
Menjadi dewasa tuh buat kita jadi sadar bahwa deep talks bareng pasangan jadi standar yang penting dilakukan. Pentingnya juga punya pasangan yang bisa ngobrol hal-hal yang bikin gak nyaman dan gak cuma iya iya atau jawab singkat doang, tapi beneran mikir, memperpanjang convo, nanya pendapat.
Misalnya, ngobrolin tentang prinsip hidup, agama, keuangan dan bisa membawakannya dalam komunikasi yang gak canggung. Artinya meskipun ngomongin hal yang gak nyaman, tetep bisa dalam pembawaan sersan (serius tapi santai).
Orang yang bisa diajak ngobrol kaya gini, bakalan enak banget buat dijadiin pasangan seumur hidup.
ternyata bener, kadang salah satu cara Tuhan menyelematkan kita tuh ya dengan mematahkan hati kita sendiri--menjauhkan dari hal, atau orang yang tidak baik.
lalu dipertemukan dengan sesuatu yang lebih baik. entah apa bentuknya.
Hampir semua orang pernah ada di titik sulit menerima apa yg terjadi, sampai akhirnya berdampak pada kesehatan.
Sekarang, mari belajar lebih menghargai hidup tidak memaksa dalam hal apapun.
Mencari tujuan hidup bukan cuma harus punya ini dan itu, tapi tentang ibadah, berbuat baik, dan jalani dengan tulus.
Karena bisa berdamai dengan hidup, punya ketenangan batin, dan merasa bahagia.. itu bukan hal yang mudah 🤍