pada masa itu, terjadi juga pembunuhan terhadap perempuan-perempuan yang memberdayakan sesamanya. jasa mereka dibalas dengan jerit dan siksaan. kalian bisa membaca kisahnya tanpa sensor pada buku ini.
Namanya Mbah Mien Sri Wahyuni (74), warga Desa Kalierang, Kec Selomerto, Kab Wonosobo.
Tiba2 ditagih BRI 2,5 M karena kredit.
Gk pernah ajukan kredit, gk punya rekening BRI, ATM Buku rekening.
Di dokumen dia ada pengajuan kredit lewat notaris.
Lapor ke polisi, 3 tahun mandeg.
gak akan pernah lupa sama salah satu cerita di buku suara perempuan korban tragedi 65, jadi perempuan ini dituduh gerwani terus ditanam hidup" (sampe kepala) berhari" ga dikasih makan sampe suatu ketika ada monyet yg ngeliatin dia dan krna kasian ngebagi pisangnya ke si perempuan
fatima: "prabowo punya cita cita, tidak ingin ada anak anak indonesia tidur dalam perut lapar"
"nah tapi mbg ini kan dibagiin (sekali) di siang hari di sekolah. jadi ketika dia pulang ya lapar lagi" 😂
wah ini sih harus diarak terus dipukulin, ditampar, dipanggil orang tuanya, dipermalukan di depan umum. perilaku hetero yg seperti ini sangat mengganggu publik huh semoga dilaknat tuhan :/