awokawok ngamuk dia, tiba-tiba bahas etika
virdian: "oke kita anggap bundaran HI bukan tempat demo. sama seperti dapur MBG & kopmer bukan tempatnya polisi dan juga tentara"
puas bgt liatnya kena skakmat terus 😂
Tai Tzu Ying’s style of play lit up the world of #badminton.
She possessed such an array of shots and technical skills that her racket appeared to have more magical powers than Harry Potter’s wand. Her dancing feet so fast, and her movement so smooth, she appeared to simply glide over the court.
She was both creative and adventurous in her style of play. The epitome of the phrase “expect the unexpected”.
Fiercely competitive, yet she always upheld the ethical values of sport, always displaying exemplary sportsmanship while conducting herself with both grace and humility.
Whilst it’s sad we no longer have the pleasure of Tai Tzu Ying gracing the international courts, that sadness also acts as a beautiful reminder of the sheer joy we experienced in watching her play.
Wishing you a very Happy Birthday Dr. Tai Tzu Ying.
📷 @badmintonphoto
#TaiTzuYing
"Saya dulu bentuk Kevin itu awal-awalnya juga dia punya problem. Problemnya apa? Belum keluar tengilnya. Dia pernah main di kejuaraan dan dia kurang pede."
"Pada saat satu kejuaraan saya bilang, 'Kamu kalah enggak apa-apa yang penting kamu lawan semua. Kamu kalah enggak apa-apa, yang penting di dalam lapangannya kamu harus menang mental. Masa kamu mau diketawain lawan?'
"Nah dari situ lah muncul yang disebut tengil-tengil itu. Saya tidak mengkritik ya, tetapi selama tengil itu bisa memenuhi kebutuhan, bisa mengeluarkan semua kemampuan, bisa mengeluarkan kepercayaan diri, pertandingan ada gregetnya, ya silakan."
"Kalau orang tengil kan otomatis dia punya tanggung jawab harus melakukan pukulan yang bagus gitu lho. Tengil kalau enggak ada kualitasnya ya diketawain, 'Tengil doang tapi kalahan,' gitu.
Wawancara panjang saya dgn Chafidz Yusuf, pelatih yg memasangkan Marcus dan Kevin, Fajar dan Rian, Greysia dan Apriyani, dan sekarang mencoba membantu Raymond dan Joaquin berprestasi.
https://t.co/1RYFreNBk0
gaisss lewat postingannya 50 menit lalu, Tiyo (Eks Ketua BEM UGM) bilang kalo dia nemuin alat pelacak di kendaraan yg ia gunakan 😭😭😭😭😭 ini rezim apa sih??? anak muda yg kritis dan peduli sama perbaikan bangsa kok kalian musuhi. jijik kali memang cara klen lah
Alwi Farhan yang tidak bisa mengatasi tekanan saat tampil di Thomas Cup, bisa punya capaian cukup baik di 3 turnamen tur dunia terakhir.
- Singapore Open: Semifinal, kalah dari Alex yang jadi juara
- Indonesia Open: R16, kalah dari Jonatan yang mencapai final
- Australia Open: Juara!
Tipikal atlet favorit kita semua: Bisa bangkit lebih tinggi setelah alami hari buruk.
Terus berkembang dan tetaplah tengil, Alwi!
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Modelnya keliatan oke menarik, tapi kebanyakan improve, confounding variabels, malah keliatannya jadi maksa dan bikin hasilnya makin ga reliable. Jadi, mending nyari model baru atau ubah dataset lain yang lebih jelas? 🤭
Rencana mau ambil kuantitatif, belajar statistika sampe sehari bisa nenggak 3 cup kopi WKWK
Bisa narik benang merah & kesimpulannya, percuma kolerasi kuat tapi p-value > 0.05, ga ada artinya. Kolerasi kalo belum lolos uji hipotesis ya cuma sebatas jadi "asumsi" aja HAHAHA