tenang, tenang saja. aku tidak pernah membawa ingatan buruk tentang kamu. semuanya sudah aku ikhlaskan bersama langkah yang membawa kamu jauh dariku. yang tersisa hanya hal-hal baik, yang sudah kusimpan untuk diriku sendiri.
aku tidak menyesal pernah jatuh cinta dan menunggumu. aku tidak menyesal meski doa-doaku tentang kamu hanya kembali menjadi pertanyaan. meski tidak menjadi siapa-siapa, aku bersyukur menjadi tokoh yang terpilih dalam cerita ini.
ajaibnya, aku bisa melewati hari itu dengan tenang. barangkali rasa sabarku selama bertahun-tahun, telah berhasil membuatku sedewasa ini untuk menerima kenyataan. pada akhirnya aku juga bahagia ketika melihatmu bahagia, dan itu sudah cukup melegakan.